
Pada hari ini kelompok KKN yang bertugas di Desa Sidodadi Asri melaksanakan kegiatan pembersihan posko sekaligus uji coba awal pembuatan sabun ramah lingkungan sebagai salah satu program kerja utama. Kegiatan dimulai sejak pagi dengan membersihkan dan menata posko agar kondisi ruangan lebih rapi, layak, dan nyaman untuk dipakai sebagai tempat kerja. Pembersihan ini juga bertujuan untuk mengorganisir peralatan, bahan, serta ruang aktivitas agar proses uji coba dapat berlangsung dengan baik tanpa adanya hambatan dari segi kebersihan maupun penataan alat.
Setelah proses persiapan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan uji coba pembuatan sabun ramah lingkungan. Uji coba ini merupakan tahap awal untuk melihat formula dan komposisi dasar yang paling sesuai sebelum masuk ke tahap produksi lanjutan. Pada tahap ini kelompok mulai melakukan pengukuran bahan, pencampuran, dan pengadukan secara bertahap. Seluruh proses dilakukan secara hati-hati untuk mengamati reaksi bahan, tekstur sabun, dan tingkat kekentalan cairan sebelum dituangkan ke cetakan. Karena masih pada tahap awal, fokus utama kegiatan hari ini adalah mengamati apakah formula dasar dapat terbentuk dengan baik dan apakah bahan yang digunakan saling mendukung tanpa menimbulkan kendala teknis.
Hasil uji coba awal menunjukkan bahwa sabun dapat tercetak dan masuk ke tahap pengeringan. Namun karena produk masih berada dalam fase uji coba, kualitas sabun belum dapat dinilai secara penuh. Evaluasi lebih lanjut masih perlu dilakukan setelah proses pengeringan selesai, termasuk melihat tekstur akhir, tingkat kekerasan sabun, aroma, serta kemungkinan perbaikan formula. Catatan-catatan teknis dari uji coba pertama ini akan menjadi acuan untuk uji coba lanjutan agar hasilnya semakin mendekati kualitas yang diharapkan.
Melalui kegiatan hari ini, kelompok KKN mendapatkan gambaran awal mengenai proses pembuatan sabun ramah lingkungan serta kendala potensial yang mungkin muncul pada tahap produksi berikutnya. Uji coba ini juga menjadi tahap penting untuk memastikan bahwa produk layak secara teknis sebelum diperkenalkan kepada masyarakat desa. Diharapkan melalui serangkaian uji coba lanjutan, produk sabun ramah lingkungan dapat berkembang menjadi inovasi desa yang bernilai guna sekaligus bernilai ekonomi.
