Bandar Lampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung (KKN Unila) yang melaksanakan pengabdian di Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Enggal, melanjutkan kegiatan pada hari ketigabelas, Rabu (21/1/2026), melalui pelaksanaan program edukasi gizi balita, kegiatan keagamaan, serta partisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Pada pagi hari, mahasiswa KKN Unila berpartisipasi dalam kegiatan senam pagi bersama kader posyandu Kelurahan Tanjung Karang di Poskeskel Tanjung Karang, mahasiswa KKN Unila juga diberi kesempatan untuk menjadi instruktur pada senam hari ini. Ini adalah salah satu bentuk upaya partisipasi positif dalam mendorong kebiasaan berolahraga dan gaya hidup sehat.

Selanjutnya mahasiswa KKN Unila melaksanakan kegiatan sosialisasi gizi seimbang dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu dan balita di Posyandu Anggrek, Kelurahan Tanjung Karang. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program TUMBAS (Tumbuh Sehat Bebas Stunting) yang difokuskan pada peningkatan pemahaman masyarakat terkait pentingnya asupan gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting pada anak usia dini.
Melalui program TUMBAS, mahasiswa KKN Unila berupaya mendorong pencerdasan gizi keluarga, khususnya bagi ibu balita, agar mampu memahami kebutuhan nutrisi anak serta mengolah makanan bergizi secara mandiri di lingkungan rumah tangga.


Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Unila membagikan PMT berupa puding daun kelor yang telah melalui proses persiapan dan memperoleh persetujuan dari kader posyandu serta kader stunting setempat. Daun kelor diperkenalkan sebagai bahan pangan bernilai gizi tinggi yang mudah diolah dan berpotensi menjadi alternatif PMT sehat bagi balita. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 ibu yang juga mendapatkan edukasi mengenai manfaat gizi daun kelor.

Pada sore hari, mahasiswa KKN Unila melanjutkan kegiatan dengan pendampingan literasi Al-Qur’an di Masjid Al-Yaqin, Kecamatan Enggal. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak di lingkungan sekitar dan difokuskan pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an, termasuk penguatan dasar tajwid, sebagai bagian dari dukungan terhadap pendidikan keagamaan nonformal di masyarakat.

Pada malam hari, mahasiswa KKN Unila turut berpartisipasi dalam kegiatan tahlilan di lingkungan sekitar posko sebagai bentuk empati dan kepedulian sosial atas wafatnya salah satu warga. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi wujud solidaritas serta upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat dalam situasi duka.
Rangkaian kegiatan pada hari ketigabelas ini mencerminkan peran aktif mahasiswa KKN Universitas Lampung dalam menjalankan pengabdian yang menyentuh aspek kesehatan, pendidikan keagamaan, dan sosial kemasyarakatan. Melalui pelaksanaan program TUMBAS dan keterlibatan langsung di berbagai kegiatan, mahasiswa KKN Unila diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata serta memperkuat hubungan dengan masyarakat Kelurahan Tanjung Karang.
