
Pada sore hari, tim KKN Desa Sidodadi Asri melaksanakan kegiatan keliling desa sebagai bagian dari orientasi lapangan awal. Kegiatan ini dilakukan dengan berjalan kaki menyusuri jalan-jalan desa yang meliputi area permukiman, fasilitas umum, dan beberapa titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Melalui kegiatan ini, tim berupaya memahami letak geografis wilayah desa, jarak antar lingkungan, dan kondisi akses jalan yang digunakan sehari-hari oleh warga.
Selain melakukan pengamatan terhadap lingkungan fisik, kegiatan keliling desa juga menjadi sarana bagi tim untuk membangun komunikasi awal dengan masyarakat. Selama perjalanan, tim berkesempatan bertegur sapa dengan warga yang sedang beraktivitas di sekitar rumah maupun di luar. Respon warga cukup positif dan ramah, sehingga suasana interaksi terasa hangat dan kekeluargaan. Beberapa warga turut memperkenalkan diri dan memberikan informasi singkat mengenai lingkungan tempat tinggal mereka, termasuk aktivitas rutin yang biasa dilakukan masyarakat pada sore hari.
Kegiatan keliling desa ini memberikan gambaran awal yang penting bagi tim mengenai dinamika kehidupan masyarakat di Desa Sidodadi Asri. Tim melihat bahwa pada sore hari sebagian warga memanfaatkan waktu untuk bersantai di depan rumah, berbincang dengan tetangga, serta ada pula yang masih menjalankan pekerjaan harian mereka. Observasi ini membantu tim memahami ritme kehidupan desa dan pola aktivitas masyarakat dalam keseharian, yang nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan untuk penyesuaian program kerja tim selama pelaksanaan KKN.

Pada malam harinya, tim menghadiri kegiatan pengajian yang dilaksanakan di Masjid Al-Faidzin bersama warga Desa Sidodadi Asri. Pengajian ini merupakan kegiatan rutin yang diikuti oleh masyarakat sebagai bentuk pembinaan spiritual dan penguatan nilai keagamaan di lingkungan desa. Kegiatan dimulai setelah waktu Isya, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu jamaah, kemudian dilanjutkan dengan tausyiah dari ustaz setempat.
Selama pengajian berlangsung, suasana masjid tampak tertib dan khusyuk. Peserta pengajian terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, hingga remaja yang turut serta. Kehadiran masyarakat dalam jumlah cukup banyak menunjukkan antusiasme warga terhadap kegiatan keagamaan di desa. Hal ini sekaligus menandakan bahwa kegiatan keagamaan menjadi salah satu wadah penting dalam membangun kebersamaan dan komunikasi sosial antarwarga.
Partisipasi tim KKN dalam kegiatan pengajian juga menjadi kesempatan untuk semakin mengenal masyarakat dari sisi kehidupan sosial dan keagamaannya. Selain mengikuti jalannya pengajian, tim turut berinteraksi dengan beberapa warga setelah kegiatan selesai. Warga menyambut dengan ramah dan terbuka, sehingga tim dapat menjalin hubungan yang lebih akrab secara bertahap.
Melalui kegiatan ini, tim KKN tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat desa selama pelaksanaan KKN berlangsung. Pengajian malam hari menjadi momen untuk mempererat hubungan sosial, memperkuat nilai kebersamaan, serta menumbuhkan rasa saling menghargai antara tim KKN dan warga Desa Sidodadi Asri.
