
Seluruh anggota Kelompok KKN Universitas Lampung Merak Batin 3 secara kolektif memulai persiapan teknis untuk program kerja unggulan di bidang infrastruktur dan keselamatan jalan pada Selasa (27/01). Program yang diberi nama Reflector Crossing Street (RECS) ini merupakan inisiatif mahasiswa untuk meningkatkan keamanan berkendara di lingkungan desa, terutama pada kondisi minim cahaya. Dimulai pada pukul 11.00 WIB, proyek ini dirancang sebagai solusi aplikatif bagi titik-titik rawan di jalanan desa yang sering dilalui warga.
Dalam tahap produksi, para mahasiswa melakukan serangkaian pengerjaan teknis mulai dari pengamplasan pipa paralon sebagai bahan utama, pemasangan stiker reflektor, hingga proses pengecatan (pilok) untuk memberikan identitas bertuliskan “KKN UNILA 2026 DESA MERAK BATIN”. Sebanyak 50 unit reflektor diproduksi secara mandiri oleh tim untuk memastikan ketahanan dan visibilitas alat saat terkena sorot lampu kendaraan. Ketelitian dalam proses fabrikasi ini menjadi fokus utama agar alat yang dihasilkan tidak hanya berfungsi secara visual, tetapi juga kokoh secara fisik saat dipasang di lapangan.
Rencananya, 50 unit RECS tersebut akan didistribusikan secara merata di dua wilayah pengabdian, yakni 25 unit di Dusun Banjarejo dan 25 unit di Dusun Tanjung Waras I. Penempatan alat ini diharapkan mampu menekan angka risiko kecelakaan di area persimpangan dan jalanan yang gelap, sekaligus menjadi jejak pengabdian nyata mahasiswa bagi infrastruktur Desa Merak Batin. Melalui program inovatif ini, Kelompok Merak Batin 3 berharap dapat memberikan rasa aman yang lebih bagi masyarakat dalam beraktivitas di jalanan desa, baik siang maupun malam hari.
