
KOTA KARANG, BANDAR LAMPUNG – Semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan kembali diwujudkan dalam kegiatan Jum’at Bersih (Jumsih) di Kelurahan Kota Karang, Jumat (16/1/2026). Kali ini, gotong royong difokuskan di lingkungan sekitar Kantor Kelurahan Kota Karang dan pinggiran kali (sungai) setempat, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (UNILA).
Kegiatan dimulai di pagi hari dengan membersihkan pekarangan dan area sekitar Kantor Kelurahan. Para peserta secara bergotong royong menyapu sampah dedaunan dan kotoran lain, serta mencabuti rumput liar yang tumbuh di area tersebut. Sampah yang telah terkumpul kemudian dikelola dengan diangkut dengan tosa dan ditaruh ri tempat pembuangan akhir.
Kegiatan Jumsih ini dilaksanakan di sekitar kompleks Kantor Kelurahan Kota Karang dan sepanjang pinggiran kali di wilayah tersebut, pada pagi hari Jumat, 16 Januari 2026.
Aksi ini merupakan gerakan kolaboratif yang melibatkan warga masyarakat secara luas, termasuk para Ketua RT dari berbagai lingkungan, anggota kedua Kelompok KKN UNILA Kota Karang, Ketua Lingkungan (Kaling) 1 dan 2, serta turut dihadiri dan dipimpin secara langsung oleh Lurah Kota Karang.
Kegiatan Jumsih rutin ini bukan hanya tentang kebersihan fisik lingkungan, tetapi juga berfungsi sebagai media perekat sosial dan pembangun sinergi antara seluruh komponen masyarakat, termasuk mahasiswa KKN sebagai pendatang baru. Aktivitas bersama ini memperkuat rasa memiliki, tanggung jawab kolektif, dan keharmonisan dalam menjaga fasilitas umum dan lingkungan hidup di kelurahan.
Setelah semua pekerjaan kebersihan selesai, seluruh peserta berkumpul untuk menikmati sajian minuman dan gorengan yang telah disediakan. Momen santai ini dimanfaatkan untuk bersilaturahmi, berbagi cerita, dan mempererat hubungan antara warga, perangkat kelurahan, dan mahasiswa KKN dalam suasana kekeluargaan yang hangat dan akrab.
Dengan partisipasi aktif dalam tradisi Jumsih ini, mahasiswa KKN UNILA semakin terintegrasi dengan ritme kehidupan masyarakat Kota Karang. Kegiatan ini bukan hanya kontribusi fisik, tetapi juga investasi sosial yang berharga untuk keberlangsungan program-program pengabdian mereka selama sisa masa KKN.
