Bandar Lampung, 27 Januari 2026- Pengelolaan sampah menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang masih sering ditemui di berbagai wilayah, termasuk di Kelurahan Gedong Air.
Kurangnya sarana pendukung pembuangan sampah yang memadai dapat menyebabkan sampah berserakan dan mencemari lingkungan sekitar.
Menyadari hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Gedong Air menggagas sebuah program kerja yang berfokus pada pengelolaan sampah berbasis pemanfaatan bahan sederhana, yaitu penggunaan ampal kayu sebagai penyangga drop box sampah.
Kayu dipilih karena merupakan material yang mudah ditemukan, memiliki kekuatan yang cukup baik, serta dapat dimanfaatkan kembali sehingga mengurangi limbah kayu yang tidak terpakai.
Dalam pelaksanaan program ini, mahasiswa KKN mengolah kayu menjadi rangka penyangga drop box sampah agar lebih kokoh, stabil, dan tahan terhadap kondisi lingkungan.
Dengan adanya penyangga tersebut, drop box sampah tidak langsung bersentuhan dengan tanah sehingga lebih awet dan mudah digunakan oleh masyarakat.
Kegiatan pembuatan penyangga drop box sampah ini diawali dengan tahap perencanaan dan pengukuran, dilanjutkan dengan proses pemotongan, perakitan, dan pemasangan ampal kayu.
Mahasiswa KKN juga melibatkan masyarakat setempat dalam proses pengerjaan agar tercipta rasa memiliki serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Partisipasi warga menjadi nilai tambah dalam keberlanjutan program ini.
Melalui program kerja ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Gedong Air semakin terbiasa membuang sampah pada tempatnya dan lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Selain itu, pemanfaatan kayu sebagai penyangga drop box sampah juga menjadi contoh sederhana bahwa barang sisa atau limbah dapat diolah kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Program ini mencerminkan peran aktif mahasiswa KKN dalam memberikan solusi praktis dan berkelanjutan bagi permasalahan lingkungan di masyarakat.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan, baik dari segi jumlah drop box sampah maupun inovasi bahan yang digunakan.
Dengan kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat, lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman dapat terwujud secara berkelanjutan di Kelurahan Gedong Air.
Kegiatan pengamplasan kayu bertujuan untuk menghaluskan permukaan kayu yang akan digunakan sebagai penyangga drop box sampah.
Proses ini penting agar kayu menjadi lebih rapi, aman digunakan, serta memiliki nilai estetika yang lebih baik. Selain itu, kayu yang telah diamplas juga lebih siap untuk digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama karena mengurangi risiko serpihan kayu yang dapat membahayakan pengguna.
Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan persiapan alat dan bahan, seperti kayu, amplas, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Mahasiswa KKN kemudian melakukan pengamplasan secara menyeluruh pada setiap bagian kayu hingga permukaannya halus dan siap dirakit. Setelah proses pengamplasan selesai, kayu disusun dan dipasang sebagai penyangga drop box sampah agar lebih kokoh dan tidak mudah roboh.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Gedong Air tidak hanya berkontribusi dalam penyediaan sarana pendukung kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan contoh pemanfaatan bahan sederhana secara optimal.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan serta merawat fasilitas umum yang telah disediakan.
Dengan adanya penyangga drop box sampah yang telah melalui proses pengamplasan kayu, lingkungan sekitar menjadi lebih tertata dan nyaman.
Program kerja ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa KKN kepada masyarakat Kelurahan Gedong Air dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
