
Bandar Lampung, 26 Januari 2026.Pada Hari senin tanggal 26 Januari 2026 pukul 07:30 seluruh anggota mahasiswa KKN kelurahan Perwata 2 dengan penuh antusianisme telah bergabung bersama jajaran Aparatur Sipil Negara serta seluruh staf kecamatan Teluk Betung Timur untuk melaksanakan agenda pagi. Dalam keikutsertaan mahasiswa dalam barisan apel ini bukanlah hanya sebuah batas pemenuhan rutinitas formalitas saja. Melainkan sebuah investasi nyata dari bentuk penghormatan kepada etika birokrasi serta upaa proaktif untuk mengintegrasikan diri ke dalam tata kelola pemerintahan setempat. Selain itu dalam momen tersebut memiliki fungsi sebagai sarana koordinasi strategis dan komunikasi langsung guna mempererat silahturahmi yang dilakukan oleh mahasiswa dengan pihak kecamatan yang memiliki peran sebagai pemangku kebijakan di wilayah tersebut.
Dalam Suasana yang berlangsung secara khidmat dan tertib di lapangan kantor Kecamatan Teluk Betung Timur. Mahasiswa KKN Universitas Lampung dengan seksama menyerap setiap poin arahan yang telah disampaikan oleh pemimpin apel yang berkaitan dengan standar pelayanan publik dan kedisiplinan dalam bekerja. Melalui pesan – pesan yang telah disampaikan dalam amanat tersebut menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam mengenai dinamika kerja, serta pola interaksi sosial yang terjai di lingkungan pemerintahan tingkat kecamatan. Dalam pengalaman ini telah memberikan wawasan baru bagi mahasiswa mengenai pentingnya sinkronisasi antara teori yang telah dipelajari selama kulaih dengan kegiatan praktik pengabdian nyata di tengah struktut birokrasi masyarakat.
Pasca pelaksanaan kegiatan apel pagi di kantor kecamatan. Agenda utama dilanjutkan dengan program kerja yang nyata melalui “Sosialisasi Mengenai Perlindungan Pada Perempuan dan Anak” yang diselenggarakan di SMK Tri Karya Utama. Mengingat kepentingan kasus kekerasan domestik, kerentanan remaja di usia sekolah, serta tantangan perlindungan pada hak anak di era digital yang semakin kompelks. Mahasiswa KKN Kelurahan Perwata 2 telah mengambil peran strategis sebagai fasilitator edukasi bagi para siswa dan siswi.

Dalam sosialisasi tersebut, fokus utama sosialisasi adalah “Stop 3P” yaitu sebuah usaha preventif untuk memutus rantai pada kasus “Pernikahan Dini, Pergaulan Bebas, Dan Pelcehan Seksual”. Mahasiswa memberikan pemahaman mendalam bahwa pernikahan dini sering kali menjadi sebuah akar permasalahan ekonomi dan juga kesehatan. Sementara dalam pergaualan bebas dan pelecehan seksual merupakan sebuah ancaman nyata yang dapat merusak masa depan generasi muda. Melalui pendekatan yang interaktif. Mahasiswa KKN Kelurahan Perwata 2 berupaya untuk membangun kesadaran kritis siswa – siswi SMK Tri Karya Utama agar mampu menjaga kehormatan diri serta berani melawan segala bentuk ketidak adilan terhadap perempuan dan anak.

