Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Way Laga 1 melaksanakan kegiatan Pra-KKN dan survei lokasi posko pada Senin, 05 Januari 2026. Kegiatan diawali dengan keberangkatan seluruh mahasiswa pada pukul 08.00 WIB dari titik kumpul di Transmart Way Halim. Sebelum keberangkatan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Abdul Halim, S.Pd., M.Pd. dan Bapak Eko Budi Sulistio, S.Sos., M.A.P., memberikan pengarahan kepada mahasiswa. Dalam pengarahan tersebut, mahasiswa diingatkan untuk selalu menjaga etika, bersikap sopan santun, serta menaati peraturan yang berlaku selama pelaksanaan KKN di lokasi penempatan.

Selanjutnya, seluruh mahasiswa diarahkan menuju Kantor Kecamatan Sukabumi untuk mengikuti pengarahan lanjutan yang disampaikan oleh Ibu Camat. Pada kegiatan tersebut, mahasiswa diminta untuk melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan setempat sebagai langkah awal pelaksanaan KKN, serta melaksanakan survei pendahuluan guna mengenali kondisi wilayah dan lingkungan tempat pengabdian.

Setelah menerima arahan dari pihak kecamatan, Kelompok KKN Way Laga 1 melanjutkan perjalanan menuju Kantor Kelurahan Way Laga untuk melakukan koordinasi lebih lanjut. Setibanya di lokasi, mahasiswa menerima pengarahan dari Lurah Way Laga, Bapak Muhadi, S.T., terkait kondisi wilayah dan pembagian lingkungan. Kelurahan Way Laga terdiri atas dua lingkungan, yaitu Lingkungan 1 yang memiliki 14 RT dan Lingkungan 2 yang terdiri atas 9 RT. Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, Kelompok KKN Way Laga 1 secara resmi ditempatkan di wilayah Lingkungan 1.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pra-KKN, kelompok juga melaksanakan survei lokasi posko KKN yang didampingi oleh Ketua RT setempat. Mahasiswa diajak berkeliling lingkungan Desa Way Laga untuk meninjau beberapa alternatif lokasi yang memungkinkan dijadikan posko. Kegiatan survei ini bertujuan untuk menentukan lokasi posko yang strategis, aman, dan layak huni, serta dapat mendukung kelancaran pelaksanaan program kerja KKN. Peninjauan lokasi dilakukan dengan mempertimbangkan aksesibilitas, kondisi lingkungan sekitar, serta kedekatan dengan masyarakat.
Berdasarkan hasil pengamatan dan diskusi bersama, Kelompok KKN Way Laga 1 menetapkan lokasi posko yang dinilai paling sesuai untuk digunakan selama masa pelaksanaan KKN. Penetapan posko ini diharapkan dapat menunjang efektivitas kegiatan KKN, memudahkan koordinasi dengan masyarakat setempat, serta menjadi pusat aktivitas mahasiswa selama melaksanakan pengabdian di Desa Way Laga.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Pra-KKN dan survei lokasi posko, Kelompok KKN Way Laga 1 mengakhiri kegiatan hari tersebut sebagai tahap awal persiapan pelaksanaan KKN di Desa Way Laga.
