Kecamatan Bumi Waras untuk Kelurahan Kangkung, Sukaraja, Garuntang dan Garuntang 2
Bandar Lampung, 06 Januari 2026 – Pada Selasa, 6 Januari 2026 telah dilaksanakan pertemuan antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu bapak Arif Surtono, S.Si., M.Si., M.Eng. guna membahas berbagai permasalahan dan kendala yang dihadapi mahasiswa selama pelaksanaan kegiatan pra-KKN yang telah dilakukan di lapangan pada Senin, 5 Januari 2026. Pertemuan ini bertujuan sebagai forum evaluasi awal terhadap proses penjajakan wilayah, sekaligus sarana koordinasi untuk memastikan kesiapan administrasi dan teknis sebelum pelaksanaan KKN secara penuh. Dalam pertemuan tersebut, dilaporkan bahwa kelompok KKN di Kelurahan Sukaraja dan Kelurahan Kangkung telah melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi kondisi wilayah serta potensi masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil diskusi, permasalahan utama yang dialami oleh kelompok KKN di Kelurahan Sukaraja dan Kelurahan Kangkung berkaitan dengan aspek legalitas dan administrasi persuratan, khususnya terkait surat perintah atau pernyataan resmi dari pihak kecamatan kepada kelurahan sebagai dasar pelaksanaan kegiatan KKN. Meskipun demikian, DPL menyimpulkan bahwa respons dan sikap yang ditunjukkan oleh pihak kelurahan, terutama lurah setempat, tergolong positif selama proses penyusuran lapangan berlangsung, sehingga permasalahan administratif tersebut dinilai masih dapat diselesaikan melalui koordinasi lanjutan. Sementara itu, kelompok KKN di Kelurahan Garuntang 1 dan Garuntang 2 dilaporkan belum melaksanakan penyusuran wilayah secara langsung. Oleh karena itu, disepakati bahwa kegiatan kunjungan ke kedua kelurahan tersebut akan diprioritaskan pada hari yang sama dengan pendampingan langsung dari DPL guna memperlancar komunikasi dengan pihak kelurahan serta mempercepat proses perizinan dan pengenalan wilayah.

Selain membahas kendala administratif, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya perumusan program kerja KKN yang berbasis pada keilmuan mahasiswa sesuai fakultas masing-masing. Program kerja diharapkan dapat dirancang secara kontekstual, disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat di setiap kelurahan, sehingga pelaksanaan KKN tidak hanya bersifat formal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
