
Bandar Lampung, 22 Januari 2026 — Mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) Periode 1 Tahun 2026 Kelompok 1 Kelurahan Rajabasa Raya melaksanakan survei infrastruktur lingkungan pada Kamis, 22 Januari 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini difokuskan pada pemantauan kondisi drainase di Lingkungan 1 guna mengidentifikasi potensi luapan air. Langkah ini merupakan bagian awal dari realisasi program kerja unggulan bernama RADAR (Rancangan Data Area Rawan).



Kegiatan survei drainase ini bertujuan untuk melakukan identifikasi awal yang terhadap kondisi saluran pembuangan air yang ada. Parameter yang diamati meliputi dimensi lebar saluran, kondisi fisik bangunan drainase, kelancaran aliran air, hingga pendataan titik-titik yang sering mengalami genangan saat hujan dengan intensitas tinggi. Data yang dikumpulkan di lapangan kemudian diolah dan divisualisasikan menjadi sebuah peta kerawanan banjir dengan memanfaatkan teknologi citra satelit dan pemetaan digital.
Berdasarkan hasil pemetaan sementara, ditemukan beberapa titik di wilayah Lingkungan 1 Rajabasa Raya yang memiliki potensi genangan cukup tinggi, selokan yang tertutup tanaman liar, hal ini dipengaruhi oleh kondisi drainase yang kurang optimal serta tingkat kepadatan permukiman yang memengaruhi daerah resapan air. Peta RADAR ini disusun sebagai bentuk kontribusi akademis mahasiswa dalam menyediakan data spasial yang akurat bagi masyarakat dan perangkat kelurahan.
Hasil dari program kerja RADAR diharapkan dapat menjadi instrumen informasi dan bahan pertimbangan bagi pihak terkait dalam menyusun strategi mitigasi serta penanganan banjir di masa mendatang. Diharapkan dengan adanya peta kerawanan ini, warga dapat lebih waspada dan bersama-sama menjaga kebersihan saluran air demi meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi di lingkungan Kelurahan Rajabasa Raya.
