
Negeri Olok Gading, Teluk Betung Barat — Kelompok 1 dan Kelompok 2 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan rapat koordinasi bersama dalam rangka menyelaraskan rancangan program kerja yang akan dilaksanakan di wilayah Negeri Olok Gading. Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, membagi peran antar kelompok, serta memastikan program yang dirancang relevan dengan kondisi masyarakat setempat.
Salah satu fokus utama dalam rapat koordinasi ini adalah program pengelolaan sampah perkotaan. Kedua kelompok menyepakati rencana pembuatan Rocket Stove, yaitu tempat pengolahan sampah berukuran besar yang akan ditempatkan di Lingkungan 1. Sistem pengelolaan sampah dilakukan melalui pemilahan sampah organik dan anorganik. Sampah organik atau sampah kering akan dibakar di dalam Rocket Stove, sedangkan sampah anorganik atau sampah basah akan diolah menjadi eco enzyme.
Sebagai langkah awal, akan dilaksanakan sosialisasi pemilahan sampah di sekolah dasar (SD). Dalam kegiatan tersebut, Kelompok 1 akan menyampaikan materi mengenai sampah kering, sementara Kelompok 2 menyampaikan materi mengenai sampah anorganik. Selain itu, manfaat eco enzyme juga akan disampaikan agar peserta lebih memahami nilai guna pengolahan sampah. Indikator keberhasilan sosialisasi direncanakan melalui pelaksanaan pre-test dan post-test. Program pengelolaan sampah ini disepakati sebagai program kolaborasi antara Kelompok 1 dan Kelompok 2.

Rapat koordinasi juga membahas program mitigasi bencana, yang direncanakan melalui pembuatan peta wilayah rawan bencana berukuran besar. Peta tersebut akan dipasang dalam bentuk plang informasi di lokasi strategis serta dilengkapi dengan sosialisasi mitigasi bencana alam kepada masyarakat.
Selain itu, dibahas pula kebutuhan sarana dan prasarana pendukung kegiatan, khususnya untuk pelaksanaan lokakarya dan sosialisasi. Terkait pengadaan proyektor, disepakati dua opsi, yaitu menyewa atau meminjam. Untuk kebutuhan meja kegiatan, kedua kelompok sepakat mencari alternatif dengan harga terjangkau, dengan informasi awal bahwa harga satu meja sekitar Rp122.000.
Dalam rapat ini juga dipaparkan gambaran program kerja Kelompok 1, antara lain pengelolaan sampah melalui Rocket Stove, mitigasi bencana melalui pembuatan peta dan edukasi kebencanaan berbasis masyarakat, serta pengembangan UMKM melalui pemetaan potensi desa. Kedua kelompok akan membagi wilayah survei UMKM untuk dianalisis dan ditindaklanjuti dengan pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB). Pada bidang kesehatan keluarga, direncanakan kegiatan donor darah gratis yang akan berkolaborasi dengan PMI.
Program sosialisasi perlindungan perempuan dan anak juga menjadi bagian dari pembahasan. Materi sosialisasi disepakati sama antar kelompok, namun akan disesuaikan dengan sasaran kegiatan. Apabila menyasar sekolah dasar, materi akan difokuskan pada pencegahan bullying dan penguatan kepercayaan diri anak.
Setelah rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke rumah RT dan Lurah. Kunjungan ke rumah RT dilaksanakan pada pukul 15.00 WIB dan dilanjutkan ke rumah Lurah pada pukul 16.00 WIB. Dari kunjungan tersebut, kelompok memperoleh informasi mengenai sejarah singkat Negeri Olok Gading, pembagian wilayah lingkungan, kondisi sosial masyarakat, serta potensi dan permasalahan yang ada di wilayah setempat.
Melalui rapat koordinasi antar kelompok dan kunjungan lapangan ini, Kelompok 1 dan Kelompok 2 KKN Negeri Olok Gading memperoleh gambaran yang lebih komprehensif sebagai dasar dalam pemantapan dan fiksasi program kerja yang selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak kelurahan dan Dosen Pembimbing Lapangan.
