Sukoharum, 20 Januari 2026 – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Sukoharum melaksanakan salah satu program kerja di bidang pemberdayaan pertanian dan peternakan melalui program KLOFER (Klobot Fermentasi). Program ini bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan limbah klobot jagung sebagai pakan ternak alternatif melalui proses fermentasi.
Pelaksanaan program KLOFER dilakukan sebagai bentuk upaya inovatif dalam mengolah limbah pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Klobot jagung yang biasanya dibuang atau dibakar diperkenalkan sebagai bahan pakan ternak yang memiliki potensi nilai guna setelah melalui proses fermentasi.
Dalam kegiatan ini, Kelompok KKN Desa Sukoharum memberikan penjelasan mengenai konsep dasar fermentasi klobot, manfaat pakan ternak hasil fermentasi, serta potensi penghematan biaya pakan bagi peternak. Program ini juga disampaikan sebagai solusi ramah lingkungan dalam mengurangi limbah pertanian di desa.
Kegiatan berlangsung dengan melibatkan masyarakat setempat dan dilaksanakan secara interaktif. Masyarakat tampak antusias mengikuti penjelasan serta berdiskusi mengenai kemungkinan penerapan pakan ternak dari fermentasi klobot dalam kegiatan beternak sehari-hari.
Salah satu anggota Kelompok KKN Desa Sukoharum menyampaikan bahwa program KLOFER dirancang berdasarkan potensi lokal Desa Sukoharum yang memiliki hasil panen jagung cukup melimpah. “Melalui program ini, kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa limbah klobot jagung memiliki nilai manfaat dan dapat diolah menjadi pakan ternak alternatif,” ujarnya.
Dengan dilaksanakannya program KLOFER, Kelompok KKN Desa Sukoharum berharap masyarakat dapat memperoleh wawasan baru terkait pemanfaatan limbah pertanian serta terdorong untuk menerapkan inovasi sederhana yang dapat mendukung efisiensi dan keberlanjutan di sektor peternakan desa.
