Bandar Lampung, 2 Februari 2026
Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Pidada 1 melaksanakan pembangunan vertikal garden di area pekarangan Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung. Program ini merupakan salah satu upaya mahasiswa KKN dalam menjawab keterbatasan lahan yang dimiliki wilayah perkotaan dengan kepadatan penduduk yang tinggi.
Vertikal garden ini diinstal di area depan tembok Kantor Kelurahan Pidada, tepat di dekat taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga) yang telah ada sebelumnya. Lokasi ini dipilih agar taman vertikal dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat serta berfungsi sebagai sarana edukasi mengenai pemanfaatan ruang sempit secara produktif.
Pembangunan vertikal garden diinisiasi berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN terhadap kondisi Kelurahan Pidada yang memiliki keterbatasan lahan terbuka. Kepadatan permukiman menyebabkan masyarakat sulit untuk menanam tanaman pangan maupun tanaman obat di pekarangan rumah. Oleh karena itu, konsep taman vertikal dinilai menjadi solusi yang tepat karena memungkinkan kegiatan bercocok tanam dilakukan dengan memanfaatkan tembok atau dinding bangunan.

Vertikal garden yang dibangun oleh mahasiswa KKN Pidada 1 terdiri dari empat susun, sehingga mampu menampung lebih banyak tanaman tanpa memerlukan lahan yang luas. Setiap susun dimanfaatkan secara optimal untuk menanam berbagai jenis tanaman, mulai dari sayur-mayur hingga tanaman obat keluarga. Tanaman tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber pangan tambahan serta alternatif pemenuhan kebutuhan tanaman herbal.
Melalui sistem vertikal, tanaman disusun secara bertingkat sehingga lebih hemat ruang, mudah dirawat, dan cocok diterapkan di lingkungan permukiman padat. Selain itu, vertikal garden juga memberikan nilai estetika bagi lingkungan sekitar, menjadikan area pekarangan kelurahan terlihat lebih hijau dan asri.
Melalui pembangunan vertikal garden empat susun ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap dapat memberikan contoh nyata pemanfaatan ruang terbatas yang berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu mendorong masyarakat Kelurahan Pidada untuk mengadopsi konsep serupa di lingkungan rumah masing-masing, sehingga keterbatasan lahan tidak lagi menjadi penghalang untuk tetap produktif dan mandiri dalam bercocok tanam.
