Natar, 25 Januari 2026
Minggu, 25 Januri 2026 pukul 07.30 WIB Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan gotong royong bersama masyarakat desa sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan.
Gotong royong dilakukan di sejumlah titik lingkungan desa, seperti area jalan, fasilitas umum, dan lahan sekitar pemukiman warga. Mahasiswa KKN bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan lingkungan dari sampah, rumput liar, serta material yang mengganggu kenyamanan dan keindahan desa.Kegiatan ini diawali dengan koordinasi bersama aparat desa dan tokoh masyarakat setempat. Dengan adanya kerja sama yang baik, pelaksanaan gotong royong berjalan tertib, lancar, dan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat.
Selain membersihkan lingkungan, gotong royong juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan secara berkelanjutan. Mahasiswa KKN mengajak warga untuk bersama-sama menanamkan perilaku peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme masyarakat terlihat dari keikutsertaan warga yang secara sukarela bergabung dalam kegiatan tersebut. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tercipta selama gotong royong berlangsung, mencerminkan nilai-nilai sosial yang masih kuat di tengah masyarakat desa.Bagi mahasiswa KKN, kegiatan gotong royong ini menjadi pengalaman berharga dalam menerapkan nilai pengabdian kepada masyarakat. Melalui keterlibatan langsung, mahasiswa dapat memahami kondisi lingkungan dan sosial masyarakat secara nyata.
Pemerintah desa memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN dalam mengadakan kegiatan gotong royong. Kegiatan ini dinilai mampu mendorong partisipasi masyarakat serta memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga.Melalui kegiatan gotong royong ini, mahasiswa KKN berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang berkelanjutan. Gotong royong tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi juga budaya yang terus dijaga demi terciptanya lingkungan desa yang bersih, sehat, dan harmonis.
