Pada Senin, 06 Januari 2025, kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Bilateral Unila x Untirta resmi dimulai dengan dua agenda utama. Agenda pertama berlangsung di Auditorium Utama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kampus Sindangsari, sebagai lokasi pelepasan mahasiswa. Acara ini dilaksanakan pada pukul 08.00 sampai 10.00 WIB, dan dihadiri oleh panitia, dosen pembimbing lapangan, serta perwakilan dari setiap kelompok KKM.
Rangkaian pelepasan diawali dengan pembukaan dan penyampaian arahan dari panitia serta dosen pembimbing. Informasi yang disampaikan meliputi aturan umum KKM, prosedur pelaksanaan program, mekanisme koordinasi dengan pihak desa, serta penekanan mengenai kedisiplinan dan etika yang harus dijaga selama bertugas. Arahan diberikan secara jelas dan terstruktur agar mahasiswa memahami tanggung jawab serta langkah teknis yang harus dijalankan ketika berada di lokasi penempatan.
Setelah seluruh arahan disampaikan, mahasiswa melakukan pengecekan kembali data kehadiran dan pembagian kelompok berdasarkan desa tujuan untuk memastikan setiap peserta berada pada unit penugasan yang tepat. Panitia juga mengonfirmasi kesiapan administrasi dan memeriksa kelengkapan dokumen yang diperlukan sebelum keberangkatan.

Pada siang hari, mahasiswa melanjutkan kegiatan ke agenda kedua yaitu apel penerimaan KKM di Kecamatan Baros. Acara dimulai pukul 13.00 WIB dan berlangsung di ruang pertemuan kantor kecamatan. Mahasiswa duduk sesuai kelompok dan mengikuti jalannya kegiatan dengan tertib. Pihak kecamatan membuka acara dengan sambutan dan penyampaian informasi mengenai struktur wilayah, aturan koordinasi, serta tata tertib yang harus dipahami mahasiswa selama melaksanakan KKM di wilayah Baros.
Pihak kecamatan menjelaskan secara rinci mekanisme pelaporan kegiatan, alur komunikasi yang harus dibangun dengan perangkat desa, serta prosedur perizinan apabila mahasiswa berencana melaksanakan program di luar jadwal yang telah ditetapkan. Penjelasan ini diberikan agar seluruh aktivitas KKM tetap berjalan sesuai ketentuan dan mahasiswa dapat beradaptasi dengan baik dalam lingkungan kerja yang baru.
Setelah acara penerimaan selesai, setiap kelompok melakukan koordinasi internal untuk memastikan kesiapan menuju desa masing-masing. Kelompok KKM 90 kemudian diarahkan menuju Desa Tejamari sebagai lokasi penugasan. Pada tahap ini, kelompok melakukan pengecekan logistik, komunikasi dengan perangkat desa, serta penyusunan rencana kerja awal. Hari pertama KKM ditutup dengan persiapan administrasi dan penataan agenda kegiatan untuk hari berikutnya.

