Bandar Lampung, 2 Februari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan rangkaian kegiatan yang meliputi apel pagi, pemberian dukungan promosi kepada UMKM melalui media banner, serta persiapan program Bakau Berdaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dan masyarakat setempat, meningkatkan visibilitas UMKM lokal, serta memastikan kesiapan pelaksanaan program lingkungan secara terencana dan berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Teluk Betung Timur. Apel pagi ini diikuti oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung bersama aparatur kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Teluk Betung Timur. Kegiatan apel bertujuan untuk menumbuhkan kedisiplinan, memperkuat koordinasi, serta membangun semangat kebersamaan antara mahasiswa KKN dan aparatur pemerintahan setempat.

Setelah pelaksanaan apel pagi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melanjutkan kegiatan dengan pemberian media banner kepada para pelaku UMKM yang ada di Kelurahan Kota Karang. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu memperkuat branding usaha yang dimiliki oleh para pelaku UMKM agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.
Pemberian banner dilakukan secara langsung kepada pemilik usaha sebagai media promosi yang dapat meningkatkan daya tarik dan identitas usaha. Melalui banner tersebut, diharapkan UMKM memiliki sarana visual yang jelas untuk memperkenalkan produk, menarik minat konsumen, serta meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap usaha yang dijalankan.
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan mahasiswa KKN Universitas Lampung terhadap pengembangan UMKM lokal, sekaligus sebagai upaya mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di Kelurahan Kota Karang melalui pemanfaatan media promosi yang sederhana namun efektif.

Sebagai kegiatan terakhir, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan persiapan program Bakau Berdaya. Persiapan ini difokuskan pada pembuatan alat waring yang berfungsi untuk melindungi bibit mangrove yang telah ditanam agar tidak rusak akibat terjangan ombak maupun arus laut yang kuat.
Pembuatan alat waring dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa dengan menyesuaikan kondisi lingkungan pesisir setempat. Selain sebagai pelindung, waring juga berfungsi untuk menjaga posisi bibit mangrove tetap kokoh sehingga dapat tumbuh dengan baik dan berkelanjutan.
Selain itu, mahasiswa KKN Universitas Lampung juga mempersiapkan rangkaian kegiatan Bakau Berdaya secara menyeluruh, mulai dari pembagian tugas, penyiapan alat dan bahan, hingga perencanaan teknis pelaksanaan di lapangan. Melalui persiapan yang matang ini, diharapkan program Bakau Berdaya dapat berjalan dengan optimal serta memberikan dampak positif bagi pelestarian lingkungan pesisir di Kelurahan Kota Karang.
