Pada hari ke-18 pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa KKN Desa Jatimulyo melaksanakan kegiatan diskusi bersama Brigade Pangan sebagai bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan berbasis potensi lokal di Jatimulyo. Kegiatan ini dihadiri oleh Gapoktan, Brigade Pangan, mahasiswa KKN, serta masyarakat setempat, dan dilaksanakan dengan penuh antusiasme.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Dalam sambutannya, Gapoktan menyampaikan pentingnya sinergi antara petani, masyarakat, dan generasi muda dalam mengembangkan potensi pangan lokal, khususnya singkong yang menjadi salah satu komoditas unggulan di Desa Jatimulyo.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dan sesi diskusi oleh Brigade Pangan. Pada sesi ini, peserta mendapatkan penjelasan mengenai konsep ketahanan pangan, pemanfaatan sumber daya lokal, serta peluang pengembangan produk olahan singkong agar memiliki nilai tambah ekonomi. Diskusi berlangsung secara interaktif, ditandai dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta yang menunjukkan tingginya minat terhadap topik yang dibahas.

Setelah sesi diskusi, acara berlanjut dengan demonstrasi pembuatan tepung mocaf (Modified Cassava Flour). Dalam demonstrasi ini, peserta diperkenalkan pada proses pengolahan singkong menjadi tepung mocaf sebagai salah satu alternatif bahan pangan yang bernilai ekonomis dan memiliki potensi pasar yang luas. Demonstrasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran praktik langsung kepada masyarakat mengenai inovasi pengolahan hasil pertanian.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan pameran olahan singkong yang menampilkan berbagai produk hasil inovasi berbahan dasar singkong. Seluruh audiens yang hadir diperbolehkan untuk mencoba langsung berbagai olahan tersebut, sehingga kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif tetapi juga aplikatif dan partisipatif.

Melalui kegiatan diskusi bersama Brigade Pangan ini, diharapkan masyarakat Desa Jatimulyo dapat semakin memahami pentingnya pengolahan pangan lokal secara kreatif dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman guna mendorong peningkatan ketahanan pangan sekaligus kesejahteraan ekonomi masyarakat desa Jatimulyo.
