oleh Dosen Pembimbing Lapangan
Bandar Lampung, 1 Januari 2026
Koordinasi awal dan pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Wilayah 3 merupakan kegiatan pendahuluan yang dilaksanakan sebagai bentuk persiapan mahasiswa sebelum memasuki tahapan Pra-KKN dan pelaksanaan KKN di lokasi masing-masing. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman awal kepada mahasiswa terkait tema KKN, alur pelaksanaan kegiatan, pembagian peran, serta mekanisme koordinasi selama KKN berlangsung.
Kegiatan pembekalan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 1 Januari 2026, pukul 21.25–22.34 WIB secara daring melalui Google Meet, dan diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta KKN Wilayah 3 di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ridho Sholehurrohman, M.Mat. Kegiatan diawali dengan perkenalan DPL kepada mahasiswa, dilanjutkan dengan absensi peserta.
Selanjutnya, DPL menyampaikan penjelasan mengenai tema KKN Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2026, yaitu Ketahanan Pangan, Edu Wisata, dan One Product One Village. Tema tersebut menjadi landasan utama dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja KKN di masing-masing desa. Pada tema One Product One Village, setiap kelompok diwajibkan memiliki satu produk unggulan desa yang dapat dikembangkan selama pelaksanaan KKN.
Dalam kegiatan ini, DPL juga menjelaskan timeline pelaksanaan KKN, di mana kegiatan survei atau Pra-KKN direncanakan pada tanggal 5–6 Januari 2026, dengan tanggal pasti yang akan diinformasikan lebih lanjut. Pemberangkatan ke lokasi KKN direncanakan pada tanggal 8–9 Januari 2026 dengan sistem akomodasi mandiri oleh masing-masing kelompok. Mahasiswa diwajibkan telah menentukan lokasi posko yang bersifat tetap sebelum hari keberangkatan. DPL juga menyampaikan bahwa survei awal ke lokasi KKN akan dilakukan terlebih dahulu oleh DPL, sehingga mahasiswa tidak diperkenankan melakukan survei lapangan sebelum adanya arahan resmi.
Selain itu, disampaikan pula mekanisme pembentukan struktur organisasi KKN, di mana setiap kelompok diwajibkan memiliki Koordinator Desa (Kordes). Pada kesempatan ini juga ditetapkan Koordinator Wilayah 3, yaitu Refky Pirnando (Desa Gedung Harapan), serta Wakil Koordinator Wilayah, yaitu M. Zaki Ramadhan (Desa Margomulyo) dan M. Hanif Abdurrahman (Desa Gedung Harapan 2). Seluruh rancangan awal program kerja kelompok akan dikoordinasikan terlebih dahulu melalui Koordinator Wilayah sebelum pelaksanaan survei lapangan.
Mahasiswa diarahkan untuk mulai melakukan pencarian informasi awal mengenai desa lokasi KKN masing-masing melalui sumber daring sebagai bahan penyusunan gambaran awal program kerja. Rancangan tersebut nantinya akan disempurnakan berdasarkan hasil survei lapangan agar program yang dijalankan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Pada sesi tanya jawab, DPL menjelaskan bahwa program kerja KKN dilaksanakan secara berkelompok, dengan adanya penanggung jawab atau PIC pada setiap program, namun seluruh anggota kelompok tetap wajib terlibat secara aktif. DPL juga menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN berlangsung selama satu bulan, dengan waktu penarikan sebelum dimulainya perkuliahan semester baru. Untuk desa dengan wilayah yang luas, mahasiswa akan dibagi ke dalam beberapa titik lokasi yang pembagiannya akan dikoordinasikan dengan pihak desa. Terkait izin kepulangan selama KKN, mahasiswa diperbolehkan pulang dengan ketentuan tidak meninggalkan posko dalam keadaan kosong serta telah memperoleh izin dari Koordinator Desa dan Koordinator Wilayah.
Melalui kegiatan koordinasi awal dan pembekalan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai pelaksanaan KKN, mampu menyusun dan menjalankan program kerja secara terencana dan bertanggung jawab, serta dapat berkontribusi secara optimal dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan tema KKN yang telah ditetapkan.oleh Dosen Pembimbing Lapangan


