Lokasi Penempatan: Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Tanjung Karang Timur Fokus Kegiatan: Penerimaan di Kecamatan dan Koordinasi Awal di Kelurahan
Setelah agenda pelepasan tingkat kota, kelompok kami melanjutkan kegiatan ke Kantor Kecamatan Tanjung Karang Timur. Kami disambut secara resmi oleh Camat Tanjung Karang Timur, didampingi oleh para Lurah se-kecamatan untuk sesi pengarahan wilayah.
Dalam sambutannya, Bapak Camat memaparkan kondisi geografis dan sosial di wilayah Tanjung Karang Timur. Poin-poin penting yang menjadi catatan kami adalah:
Pemetaan Potensi Bencana: Bapak Camat menyoroti perbedaan karakteristik bencana di tiap kelurahan. Untuk kelurahan lain, isu utama adalah longsor dan pohon tumbang. Namun, khusus untuk lokasi penempatan kami di Kelurahan Sawah Lama, isu krusialnya adalah rawan banjir saat curah hujan tinggi. Beliau menghimbau keras agar mahasiswa selalu berhati-hati dan memprioritaskan keselamatan diri selama di lapangan.
Rekomendasi Program Kerja: Berdasarkan potensi masalah tersebut, pihak kecamatan memberikan arahan program kerja prioritas, meliputi:
- Mitigasi Bencana: Pembuatan jalur evakuasi yang jelas bagi warga.
- Pendidikan: Edukasi pencegahan bullying di sekolah, dengan penekanan khusus pada bahaya verbal bullying.
- Kesehatan: Sosialisasi penanganan dan pencegahan stunting.
Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Kantor Kelurahan Sawah Lama untuk berdiskusi langsung dengan Ibu Lurah Sawah Lama. Pertemuan ini membahas teknis pelaksanaan program dan logistik mahasiswa.

Diskusi berjalan intensif menyoroti dua hal utama:
- Validasi Isu Banjir: Ibu Lurah mengonfirmasi arahan Bapak Camat bahwa banjir adalah kendala utama di wilayah ini. Hal ini menuntut kami untuk menyusun strategi program yang adaptif terhadap kondisi cuaca.
- Kendala Pencarian Posko: Ibu Lurah menyampaikan adanya tantangan signifikan dalam pencarian rumah untuk posko/pemondokan mahasiswa. Hal ini disebabkan oleh dua faktor:
- Lingkungan Padat Penduduk: Ketersediaan rumah kosong yang layak huni sangat minim karena tingginya kepadatan hunian.
- Faktor Keamanan Banjir: Beberapa opsi rumah yang tersedia ternyata berada di titik rawan banjir, sehingga dinilai kurang aman dan nyaman untuk dijadikan tempat tinggal mahasiswa selama masa KKN.
Menanggapi kendala pencarian posko, agenda prioritas kami selanjutnya adalah melakukan survei lapangan bersama perangkat kelurahan (RT/Lingkungan). Kami akan menyisir wilayah yang lebih aman dari banjir namun tetap aksesibel, guna memastikan kami mendapatkan tempat tinggal yang layak sebelum program kerja dimulai secara efektif.
