Serdang, 9 Januari 2025 – Sebanyak 43 mahasiswa KKN Universitas Lampung dari tiga kelompok yang bertugas di Desa Serdang mengikuti sosialisasi perdana bersama Kepala Desa dan jajaran aparatur desa di Balai Desa Serdang, Kamis, 9 Januari 2026 pukul 09.00 WIB. Tim KKN Desa Serdang 2 yang beranggotakan 14 mahasiswa hadir bersama dua kelompok lainnya untuk mendengarkan arahan dari Kepala Desa Supriono, Ketua BPD Jumakir, para kepala dusun, dan aparatur desa.
Membaur adalah Prioritas Utama
Kepala Desa Supriono membuka acara dengan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Serdang. Beliau menekankan satu pesan utama: membaur dengan masyarakat adalah kunci kesuksesan KKN.
“Harapan saya, selama menjalankan tugas di sini, kalian dapat membaur dengan masyarakat. Jangan hanya di posko saja, tapi keluarlah dan berinteraksi dengan warga,” tegas Kades Supriono.
Beliau juga meminta mahasiswa untuk tidak ragu bertanya kepada para kepala dusun. “Kadus-kadus kami siap membantu kalian. Jangan sungkan untuk bertanya apapun. Dan kalau ada kadus yang kurang mengayomi, laporkan kepada saya,” tambahnya.
Ketua BPD Jumakir menyampaikan bahwa Desa Serdang memiliki 12 dusun dengan karakteristik beragam. “Desa Serdang sangat mengharapkan mahasiswa dapat membaur dengan masyarakat. Perihal program kerja, itu bisa menyesuaikan. Yang penting adalah kuatkan pembauran dulu. Ikut acara desa, komunikasi dengan warga, dan keluar dari posko untuk membaur,” ujar Pak Jumakir.
Hidup Lebih Baik Ramai-Ramai

Setelah perkenalan mahasiswa, Bapak Riyadi selaku salah satu kepala dusun memberikan paparan tentang kondisi Desa Serdang. “Serdang kuat dengan kekeluargaannya. Di sini, hidup lebih baik ramai-ramai, jangan kesendirian. Kalian adalah bagian dari keluarga besar Desa Serdang,” ungkapnya.
Pak Riyadi memberikan nasihat praktis: “Program kerja jangan dijadikan beban. Yang penting membaur dan bisa menjadi media transfer ilmu. Perhatikan cara penyampaian program dan sesuaikan dengan bahasa masyarakat. Jangan membebankan biaya kepada masyarakat, dan saat berbaur gunakan bahasa santai, tidak usah formal.”
Koordinasi dengan Empat Kadus

Mahasiswa juga diperkenalkan dengan empat kepala dusun yang menjadi mitra Tim KKN Desa Serdang 2:
- Bapak Sudiasa (Kadus 2A)
- Bapak Supardiono (Kadus 2B)
- Bapak Jumadi (Kadus 1B)
- Bapak Amron (Kadus PGI)
“Jangan lupa koordinasi dengan kadus masing-masing. Jangan sungkan, jangan merasa tidak enak. Anggap kami sebagai satu tim dengan kalian,” ujar para kadus.
Sosialisasi selama dua jam ini memberikan pencerahan bagi mahasiswa. Pesan yang konsisten dari semua pihak adalah pentingnya membaur sebagai kunci kesuksesan KKN.
“Sosialisasi hari ini sangat memberikan gambaran jelas. Ternyata yang paling penting bukan sekadar menjalankan program, tapi bagaimana kami bisa membaur dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di sini,” ungkap salah satu anggota Tim KKN Desa Serdang 2.
Dengan arahan yang jelas dan dukungan penuh dari pemerintah desa, Tim KKN Desa Serdang 2 berkomitmen untuk aktif terlibat dalam kehidupan masyarakat, mengikuti kegiatan desa, dan benar-benar menjadi bagian dari Desa Serdang selama sebulan ke depan.

