Bandar Lampung, 14 Januari 2026 — Mahasiswa melaksanakan kegiatan kunjungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berada di Kelurahan Tanjung Raya, Kecamatan Kedamaian. Kegiatan ini bertujuan untuk pemberdayaan UMKM, pendataan pelaku usaha, serta upaya rebranding guna meningkatkan daya saing produk lokal.
UMKM pertama yang dikunjungi adalah sebuah pabrik kerupuk. Mahasiswa tiba di lokasi pada pukul 08.00 WIB, bertepatan dengan dimulainya proses produksi. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berkesempatan mengamati secara langsung seluruh tahapan pembuatan kerupuk, mulai dari proses awal hingga pengemasan.
Proses produksi diawali dengan pembuatan adonan hingga berbentuk bubur, kemudian adonan didiamkan hingga dingin. Setelah itu, adonan dicetak sesuai bentuk yang diinginkan dan dikukus hingga matang. Tahap selanjutnya adalah penjemuran adonan hingga benar-benar kering. Apabila kerupuk telah kering, maka kerupuk digoreng dan dilanjutkan dengan proses pembungkusan sebelum dipasarkan.
Dalam sesi diskusi, pemilik UMKM menyampaikan kendala utama yang dihadapi, yaitu faktor cuaca, khususnya saat musim hujan. Kondisi cuaca yang tidak mendukung dapat menyebabkan adonan kerupuk tidak kering secara sempurna, sehingga menurunkan kualitas produk dan berpotensi menimbulkan jamur pada kerupuk.
Mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk mencicipi kerupuk pada dua tahap, yaitu setelah dikukus dan setelah digoreng. Dari informasi yang diperoleh, usaha pabrik kerupuk ini telah berjalan sekitar delapan tahun dan merupakan usaha yang awalnya dirintis oleh orang tua pemilik usaha saat ini.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha, mahasiswa menawarkan bantuan berupa pembuatan banner sebagai media promosi dan bagian dari upaya rebranding UMKM. Tawaran tersebut disambut baik dan diterima oleh pemilik usaha.

