Pada Rabu, 22 Januari, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kunjungan ke Balai Desa dan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai bagian dari upaya koordinasi dan pembahasan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di desa. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan rencana program mahasiswa dengan kebutuhan serta potensi yang dimiliki desa.
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa KKN memaparkan rencana program kerja peta potensi desa. Program ini dirancang untuk mengidentifikasi dan memetakan berbagai potensi yang ada di desa, mulai dari potensi sumber daya alam, ekonomi, hingga potensi sosial masyarakat. Melalui peta potensi desa, diharapkan pemerintah desa dan masyarakat dapat memiliki gambaran yang lebih jelas sebagai dasar perencanaan dan pengembangan desa ke depannya.
Selain itu, mahasiswa KKN juga membahas program kerja pembuatan briket (bricket) dari limbah organik bonggol jagung bersama KWT. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah pertanian yang selama ini kurang dimaksimalkan agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Briket dari bonggol jagung diharapkan dapat menjadi alternatif bahan bakar ramah lingkungan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat, khususnya anggota KWT.
Pihak Balai Desa dan KWT menyambut baik rencana program kerja yang disampaikan oleh mahasiswa KKN. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan adanya masukan dan saran terkait teknis pelaksanaan program agar dapat berjalan efektif dan sesuai dengan kondisi desa.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa KKN berharap terjalin kerja sama dan sinergi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan KWT sehingga seluruh program kerja yang direncanakan dapat terlaksana dengan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
