Bandar Lampung, 11 Januari 2026 – Kunjungan kerja Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, ke Kelurahan Penengahan merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam merespons permasalahan banjir yang berulang dan berdampak signifikan terhadap kehidupan sosial, ekonomi, serta kualitas lingkungan masyarakat setempat. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya evaluatif dan koordinatif untuk memperoleh gambaran empiris mengenai kondisi wilayah terdampak, sekaligus merumuskan langkah penanganan yang komprehensif dan berkelanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota secara langsung meninjau titik-titik rawan banjir, kondisi sistem drainase lingkungan, serta karakteristik permukiman yang berada pada daerah dengan tingkat kerentanan hidrologis tinggi. Peninjauan lapangan ini menjadi penting dalam rangka memastikan kesesuaian antara data administratif dan realitas faktual di lapangan, sehingga kebijakan yang dirumuskan dapat berbasis pada kebutuhan aktual masyarakat.

Selain melakukan observasi fisik, Wali Kota Bandar Lampung juga melaksanakan dialog interaktif dengan warga Kelurahan Penengahan. Dialog ini bertujuan untuk menghimpun aspirasi, persepsi, serta pengalaman langsung masyarakat terkait penyebab dan dampak banjir. Berdasarkan hasil interaksi tersebut, diketahui bahwa banjir dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain pendangkalan saluran air, tersumbatnya drainase akibat limbah domestik, serta perubahan tata guna lahan yang belum sepenuhnya memperhatikan daya dukung lingkungan.
Dalam arahannya, Hj. Eva Dwiana menegaskan bahwa penanganan banjir tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan terpadu yang melibatkan aspek teknis, sosial, dan kelembagaan. Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen untuk melakukan normalisasi dan revitalisasi drainase, peningkatan kapasitas infrastruktur pengendali banjir, serta penguatan koordinasi lintas perangkat daerah terkait. Di samping itu, peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kesadaran terhadap pengelolaan sampah juga dipandang sebagai faktor kunci dalam upaya mitigasi banjir.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi landasan awal dalam penyusunan kebijakan penanggulangan banjir yang lebih efektif dan berorientasi pada keberlanjutan. Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, Kelurahan Penengahan diharapkan mampu meningkatkan ketahanan lingkungan serta meminimalkan risiko bencana banjir di masa mendatang, sehingga tercipta kondisi permukiman yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
