Bandar Lampung, 20 Januari 2026 — Mahasiswa KKN Way Halim Permai melaksanakan percobaan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai bagian dari program kerja bidang kesehatan dan lingkungan. Kegiatan percobaan ini berlangsung di lingkungan organisasi warga Way Halim Permai dengan melibatkan mahasiswa KKN sebagai pelaksana utama. Tujuan kegiatan ini yaitu mengenalkan manfaat Tanaman Obat Keluarga kepada masyarakat sekitar. Fokus percobaan diarahkan pada proses penanaman, perawatan awal, serta pengamatan pertumbuhan tanaman. Jenis tanaman obat yang digunakan antara lain jahe, kunyit, serai, dan daun sirih. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara tertib sesuai dengan rencana yang telah disusun.
Tahapan kegiatan diawali dengan persiapan media tanam berupa tanah, kompos, dan polibag. Proses pencampuran media tanam dilakukan secara merata agar unsur hara mencukupi kebutuhan tanaman. Penanaman bibit TOGA dilakukan secara bergantian oleh Mahasiswa KKN Way Halim Permai. Penempatan tanaman disesuaikan dengan kebutuhan cahaya matahari dan kondisi lingkungan sekitar. Penggunaan alat sederhana seperti sekop kecil dan ember membantu kelancaran proses penanaman. Seluruh kegiatan percobaan berjalan dengan memperhatikan kebersihan dan kerapian lokasi.
Percobaan penanaman TOGA bertujuan sebagai sarana pembelajaran langsung bagi Mahasiswa KKN Way Halim Permai. Kegiatan ini juga menjadi upaya awal dalam mendukung pemanfaatan lahan sempit di lingkungan organisasi warga. Tanaman obat keluarga dipilih karena mudah dirawat dan memiliki manfaat kesehatan yang luas. Keberadaan TOGA diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan tanaman obat alami. Proses pengamatan pertumbuhan tanaman direncanakan secara berkala selama masa KKN berlangsung. Hasil pengamatan akan digunakan sebagai bahan evaluasi program TOGA yang diinginkan.
Pelaksanaan percobaan penanaman TOGA mendapat respon positif dari lingkungan sekitar. Antusiasme Mahasiswa KKN Way Halim Permai terlihat dari keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung kesehatan lingkungan masyarakat. Harapan besar muncul agar program TOGA dapat terus dikembangkan setelah masa KKN berakhir. Keberlanjutan kegiatan diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi warga. Seluruh rangkaian kegiatan percobaan dicatat sebagai bagian dari berita acara kegiatan KKN.
