Pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Periode I Tahun 2026 secara resmi dilaksanakan pada tanggal 9 Januari 2026, bertempat di Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Universitas Lampung yang mendapatkan lokasi KKN di wilayah Kota Bandar Lampung. Acara pelepasan berlangsung dengan tertib dan khidmat sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Momentum ini menjadi awal mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan di tengah masyarakat. Pelepasan KKN juga menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Pada periode tahun terdapat 5 tema utama yang dibawakan yaitu pengelolaan sampah perkotaan, mitigasi bencana dan RTH, pengembangan dan pemberdayaan UMKM, sosialisasi dan pencegahan Stunting serta perlindungan perempuan dan anak.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pejabat tinggi Pemerintah Kota Bandar Lampung, termasuk Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Bapak Iwan, yang memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Dari pihak akademisi, turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung (Suripto Dwi Yuwono), beserta para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang siap mendampingi mahasiswa. Kehadiran para perangkat kota ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan KKN sebagai program strategis pengabdian masyarakat.
Dalam acara pelepasan, disampaikan beberapa sambutan dari perwakilan Pemerintah Kota Bandar Lampung dan pimpinan Universitas Lampung. Sambutan menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu menjaga etika, nama baik universitas, serta menjalin kerja sama yang baik dengan masyarakat setempat. Selain itu, mahasiswa juga diingatkan untuk peka terhadap permasalahan sosial dan lingkungan di wilayah KKN. Pesan tersebut menjadi bekal moral dalam pelaksanaan KKN di lapangan.

Setelah rangkaian upacara pelepasan selesai, seluruh kelompok KKN bergerak menuju kelurahan masing-masing sesuai lokasi penugasan. Mahasiswa didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan dalam proses keberangkatan menuju wilayah KKN. Pergerakan mahasiswa menandai dimulainya kegiatan KKN secara resmi di setiap kelurahan. Setibanya di lokasi, mahasiswa mulai melakukan pengenalan lingkungan dan koordinasi awal.
Kelompok KKN Desa Pesawahan 1, setelah pelepasan, langsung menuju Kelurahan Pesawahan. Di lokasi tersebut, mahasiswa melakukan pertemuan dan diskusi bersama lurah serta perangkat kelurahan. Diskusi ini membahas kondisi wilayah, potensi masyarakat, serta permasalahan yang ada. Mahasiswa juga memaparkan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN. Pertemuan berlangsung secara interaktif dan penuh dukungan dari pihak kelurahan.
Hasil dari diskusi tersebut menyepakati enam program kerja utama yang akan dilaksanakan oleh Kelompok Desa Pesawahan 1. Program tersebut meliputi pelatihan pembuatan ecoenzym, sosialisasi pemasaran digital untuk pengembangan UMKM, sosialisasi stop kekerasan, serta literasi obat-obatan kepada masyarakat. Selain itu, disepakati pula program penanaman mangrove sebagai bentu mitigasi terhadap bencana banjir yang menjadi persoalan penting di wilayah teluk betung selatan. Seluruh program kerja mendapat persetujuan dari lurah dan perangkat kelurahan. Kegiatan diakhiri dengan diskusi bersama dengan kelompok lain yaitu kelompok pesawahan 2 untuk menyelaraskan pelakasanaan KKN selama 30 hari kedepan.
