Memasuki hari kedua pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), para mahasiswa menunjukkan komitmennya untuk membaur dan berkontribusi langsung bagi masyarakat desa. Langkah awal di hari kedua ini difokuskan pada penguatan aspek relasi dan koordinasi kewilayahan. Dimulai pada pukul 11.00 WIB, tim mahasiswa KKN melakukan kunjungan resmi ke kediaman Kepala Dusun 5. Pertemuan yang berlangsung selama satu jam hingga pukul 12.00 WIB ini menjadi ruang diskusi yang produktif, di mana para mahasiswa berkesempatan menggali aspirasi warga serta memetakan potensi lokal yang bisa dikembangkan selama masa pengabdian mereka. Pertemuan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah krusial untuk membangun kepercayaan dan pemahaman mendalam mengenai dinamika sosial yang ada di Dusun 5.
Setelah menyelesaikan agenda silaturahmi di siang hari, aktivitas mahasiswa kembali berlanjut pada malam harinya dengan intensitas yang lebih tinggi. Tepat pukul 19.30 WIB, tim KKN duduk bersama jajaran Ketua RT dan Kepala Dusun dalam sebuah rapat koordinasi penting terkait rencana besar desa, yaitu penyelenggaraan bazar di Dusun 3. Pertemuan yang berlangsung hingga selesai ini membahas berbagai persiapan teknis demi menyukseskan acara yang dijadwalkan akan digelar pada 11 Januari 2026 mendatang. Kehadiran mahasiswa di tengah rapat ini memberikan perspektif baru dalam hal manajemen acara dan strategi promosi untuk mendukung hajat besar warga tersebut.

Bazar yang tengah dipersiapkan ini bukanlah sekadar pasar malam biasa, melainkan sebuah inisiatif mulia yang menggabungkan aspek pemberdayaan ekonomi dengan misi kemanusiaan. Dengan tujuan utama meningkatkan taraf perekonomian desa, bazar ini dirancang sebagai wadah bagi para pelaku usaha lokal. Sebanyak 17 stand kuliner telah disiapkan untuk menampung kreativitas warga dalam mengolah potensi pangan desa. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi perputaran ekonomi yang signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat melalui penguatan sektor UMKM.
Lebih jauh lagi, acara yang bersifat sosial ini juga akan menyuguhkan berbagai rangkaian kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Selain sektor perniagaan, agenda bazar akan diisi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian paket sembako untuk warga prasejahtera, serta aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian sesama. Dalam rapat tersebut, mahasiswa KKN dan perangkat desa berkomitmen untuk saling bahu-mamba dalam memastikan seluruh persiapan, mulai dari pengaturan logistik hingga mobilisasi massa, dapat berjalan dengan matang. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam perencanaan ini menjadi bukti nyata bahwa KKN bukan sekadar program akademik, melainkan bentuk pengabdian yang berupaya menghadirkan solusi dan dampak positif bagi kemajuan desa.
