Rajabasa Jaya — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kunjungan ke MTs Al-Hidayah Rajabasa Jaya dalam rangka survei awal dan diskusi persiapan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Sikap Intoleran dan Perundungan di Lingkungan Sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kondisi sekolah serta menggali informasi terkait dinamika sosial antar peserta didik.
Kunjungan tersebut disambut oleh Ibu Diah, selaku guru di MTs Al-Hidayah Rajabasa Jaya. Dalam sesi diskusi, beliau menyampaikan bahwa secara umum lingkungan sekolah berada dalam kondisi kondusif. MTs Al-Hidayah memiliki tiga tingkat kelas, yakni kelas VII, VIII, dan IX, dengan jumlah rombongan belajar yang relatif sedikit.
Meskipun kasus perundungan jarang terjadi, Ibu Diah mengungkapkan bahwa pernah ditemukan bentuk perundungan ringan yang sebatas ucapan atau ejekan verbal, seperti menyebut nama orang tua teman sebaya. Tidak ditemukan kasus perundungan fisik maupun tindakan intoleransi yang mengarah pada konflik serius antar siswa.
Berdasarkan hasil diskusi tersebut, mahasiswa KKN menilai bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi tetap penting dilakukan sebagai langkah preventif. Edukasi sejak dini diharapkan mampu membangun kesadaran siswa tentang pentingnya sikap saling menghargai, toleransi, serta dampak negatif perundungan, baik secara psikologis maupun sosial.

Rencana kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Sikap Intoleran dan Perundungan di Sekolah ini nantinya akan dikemas secara komunikatif dan edukatif agar mudah dipahami oleh siswa, serta disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan lingkungan MTs Al-Hidayah Rajabasa Jaya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan ramah bagi seluruh siswa, sekaligus mendukung upaya sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak, toleran, dan berempati.
