Hari/Tanggal : Rabu, 28 Januari 2026 Lokasi : Area Pasar Tugu, Kelurahan Sawah Lama Mitra Kerjasama : Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) & Pemerintah Kelurahan (Seklur) Fokus Bidang : Lingkungan Hidup & Infrastruktur (Mitigasi Banjir)
Melanjutkan upaya mitigasi banjir yang telah dirintis pada hari Minggu lalu, hari ini tim pengabdian mengambil langkah taktis yang lebih intensif untuk menangani sumbatan drainase yang membandel di area vital ekonomi, yaitu Pasar Tugu. Mengingat kondisi sedimen lumpur yang tebal dan sulit dijangkau secara manual, kegiatan hari ini dilakukan dengan metode penyemprotan tekanan tinggi bekerja sama dengan Unit Pemadam Kebakaran (Damkar), didampingi langsung oleh Bapak Sekretaris Lurah (Seklur) Sawah Lama.
A. Koordinasi dan Apel Persiapan
Waktu: 08.00 WIB – 08.30 WIB.
Deskripsi: Kegiatan diawali dengan koordinasi lapangan bersama Bapak Seklur dan Komandan Regu Damkar. Tim memetakan titik-titik gorong-gorong (drainase) yang mengalami penyumbatan terparah (mampet) yang sering menyebabkan genangan air dan bau tidak sedap di area pasar.
B. Aksi Penyemprotan dan Pembersihan Drainase (Flushing)


Waktu: 08.30 WIB – 11.30 WIB.
Deskripsi: Proses normalisasi saluran air dilakukan dengan metode flushing (penyemprotan air bertekanan tinggi).
Peran Damkar: Petugas Damkar menyemprotkan air ke dalam lubang-lubang gorong-gorong untuk menjebol endapan lumpur keras dan sampah yang menyumbat aliran air.
Peran Mahasiswa & Seklur: Tim mahasiswa bersama Bapak Seklur dan warga pasar bertugas memantau aliran air, serta mengangkut sampah-sampah yang berhasil didorong keluar oleh semprotan air Damkar agar tidak masuk kembali ke saluran.
Area Fokus: Pembersihan difokuskan pada saluran utama yang mengelilingi Pasar Tugu, yang merupakan titik rawan banjir saat hujan deras.
Normalisasi Aliran: Sumbatan-sumbatan lumpur yang sebelumnya keras dan sulit dibersihkan manual, kini berhasil dihancurkan dan dibilas bersih. Aliran air di selokan Pasar Tugu kini terpantau lancar.
Sanitasi Lingkungan: Berkurangnya bau tidak sedap yang selama ini dikeluhkan pedagang dan pembeli akibat air got yang menggenang.
Kolaborasi Efektif: Kerja sama antara alat berat (mobil Damkar), otoritas wilayah (Seklur), dan tenaga lapangan (Mahasiswa) terbukti sangat efektif menyelesaikan masalah infrastruktur dalam waktu singkat.
Kegiatan hari ini merupakan bukti nyata kehadiran mahasiswa dan pemerintah dalam merespons keluhan pedagang pasar. Dengan saluran air yang bersih, diharapkan aktivitas ekonomi di Pasar Tugu menjadi lebih nyaman dan bebas dari ancaman banjir.
