Pada hari Kamis, 5 Februari 2026, Kelompok 2 KKN Desa Teluk Betung melaksanakan salah satu program kerja strategis di bidang lingkungan, yaitu sosialisasi dan edukasi budidaya Maggot BSF (Black Soldier Fly). Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Pasar Kangkung, Kelurahan Teluk Betung, dengan menyasar para pedagang pasar dan warga sekitar sebagai audiens utama. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada besarnya potensi limbah organik yang dihasilkan setiap hari di area pasar, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan masalah kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Dalam kegiatan yang berlangsung interaktif ini, mahasiswa memaparkan bagaimana siklus hidup Maggot BSF dapat menjadi solusi efektif untuk mengurai sampah organik seperti sisa sayuran dan buah-buahan dari pasar dalam waktu singkat. Mahasiswa mendemonstrasikan cara pembuatan media tumbuh maggot, proses pemberian pakan dari sampah organik, hingga menjelaskan nilai ekonomis yang bisa didapat dari hasil panen maggot sebagai pakan ternak atau ikan berkualitas tinggi. Selain memberikan pemahaman teknis, mahasiswa juga menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya agar proses budidaya maggot dapat berjalan optimal.
Respon dari para pedagang dan pengunjung Pasar Kangkung terlihat sangat positif. Banyak warga yang tertarik untuk mencoba mengimplementasikan metode ini di skala rumah tangga maupun lingkungan pasar guna mengurangi tumpukan sampah di tempat pembuangan sementara. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi mengenai cara perawatan kandang maggot agar tidak menimbulkan bau dan tetap higienis. Dengan terlaksananya sosialisasi ini, Kelompok 2 berharap masyarakat di wilayah Teluk Betung Selatan dapat mulai memandang sampah organik bukan lagi sebagai beban, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi melalui sistem budidaya berkelanjutan.

