Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tengah menjalankan program pengabdian di Kelurahan Kebon Jerukmelakukan kunjungan ke beberapa UMKM pengrajin Siger sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pemberdayaan ekonomi lokal. Kunjungan tersebut dilaksanakan untuk belajar langsung dari pelaku usaha mengenai proses produksi, tantangan operasional, dan strategi pemasaran produk kerajinan khas Lampung ini.
UMKM yang dikunjungi di antaranya pengrajin milik Bu Lis, Bu Fatimah, dan Pak Amad, yang secara turun-temurun menekuni pembuatan Siger — mahkota adat Lampung yang menjadi simbol kebanggaan budaya daerah. Para mahasiswa tidak hanya menyaksikan proses pembuatan, tetapi juga berbincang langsung dengan para pengrajin tentang peluang dan tantangan usaha mereka dalam menjangkau pasar yang lebih luas.
Menurut para pelaku usaha, kerajinan Siger yang mereka hasilkan tidak hanya diminati oleh masyarakat lokal tetapi juga sudah dipasarkan ke luar kota bahkan ke luar negeri, meskipun jumlahnya masih terus dikembangkan. Beberapa pengrajin menyatakan bahwa permintaan dari luar negeri kerap datang melalui jalur online dan melalui jaringan reseller, serta melalui kegiatan pameran UMKM yang mempertemukan produk lokal dengan pembeli dari berbagai daerah. Produk kerajinan Siger Lampung sendiri dilaporkan menerima pesanan dari dalam negeri hingga luar negeri, menandakan bahwa kerajinan budaya ini memiliki nilai jual yang semakin dikenal luas.
Selama kegiatan, mahasiswa KKN memberikan masukan tentang pentingnya digital marketing, penggunaan platform e-commerce, serta pembukuan usaha sederhana untuk membantu para UMKM dalam mengelola pesanan dari luar kota maupun luar negeri. Diskusi juga mencakup ide-ide untuk meningkatkan kualitas kemasan produk agar lebih menarik di pasar internasional serta strategi kolaborasi dengan pihak desa atau dinas terkait untuk ikut serta dalam pameran yang lebih besar.
Kegiatan kunjungan ini menjadi jembatan penting antara mahasiswa dan pelaku UMKM lokal. Mahasiswa KKN berharap kunjungan ini dapat menjadi langkah awal untuk membantu UMKM pengrajin Siger di Kelurahan Kebon Jeruk untuk semakin berkembang, memperkuat jaringan pemasaran, dan mendorong keberlanjutan usaha berbasis kearifan budaya lokal.

