Bandar Lampung, 22 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Kelompok 2 Kelurahan Negeri Olok Gading melaksanakan Program Kerja ke-4 berupa sosialisasi perlindungan perempuan dan anak di SMP Negeri 40 Bandar Lampung, Kamis (22/1/2026).

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di SMPN 40 Bandar Lampung yang beralamat di Jl. Dr. Setia Budi, Kelurahan Negeri Olok Gading, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung. Kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WIB dan diikuti oleh 36 peserta yang terdiri dari perwakilan siswa kelas VII, VIII, dan IX.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya perlindungan perempuan dan anak melalui pemaparan sejumlah materi, di antaranya bijak digital, bahaya digital seperti pornografi, judi online, dan chat tidak pantas, serta peran orang tua dan guru dalam pengawasan anak. Selain itu, disampaikan pula materi mengenai bullying dan cyberbullying, termasuk dampak serta upaya pencegahannya.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat antusias mengikuti sosialisasi. Hal ini ditunjukkan melalui keaktifan siswa dalam mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pendapat. Untuk meningkatkan partisipasi, mahasiswa KKN juga memberikan hadiah kepada siswa yang berani bertanya maupun menyimpulkan materi yang telah disampaikan, sehingga suasana kegiatan menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.

Sebagai bentuk pengukuran indikator keberhasilan program, mahasiswa KKN membagikan lembar pre-test dan post-test kepada peserta. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan sosialisasi.
Kegiatan sosialisasi berakhir pada pukul 11.00 WIB dan ditutup dengan sesi dokumentasi serta pembuatan konten media sosial sebagai bagian dari laporan kegiatan KKN. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMPN 40 Bandar Lampung dapat lebih memahami pentingnya menjaga diri, bersikap bijak dalam penggunaan teknologi digital, serta mampu mencegah dan menghadapi berbagai bentuk kekerasan, baik di lingkungan sekolah maupun di dunia digital.
