
Bandar Lampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan Pondok Literasi Anak yang bertempat di sebuah kobong di Lingkungan 1 RT 06, Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penyediaan ruang belajar nonformal bagi anak-anak di lingkungan sekitar. Dengan memanfaatkan kobong sebagai tempat belajar, mahasiswa KKN berupaya menghadirkan suasana belajar yang sederhana, dekat dengan kehidupan sehari-hari anak, namun tetap kondusif dan edukatif.
Dalam pelaksanaannya, Pondok Literasi Anak diikuti oleh anak-anak setempat yang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan pembelajaran. Anak-anak duduk melingkar sambil membawa buku dan alat tulis, mengikuti kegiatan membaca, menulis, serta pendampingan belajar yang diberikan oleh mahasiswa KKN. Metode pembelajaran yang diterapkan bersifat interaktif dan komunikatif, sehingga anak-anak tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak untuk aktif bertanya, berdiskusi, dan mengekspresikan pemahamannya terhadap materi yang dipelajari.
Mahasiswa KKN berperan langsung sebagai pendamping belajar yang membimbing anak-anak sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing. Pendampingan dilakukan dengan pendekatan yang ramah dan persuasif agar anak-anak merasa nyaman serta termotivasi untuk terus belajar. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan literasi dasar anak-anak, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat belajar sejak usia dini.
Kegiatan Pondok Literasi Anak ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi anak-anak maupun masyarakat di Lingkungan 1 RT 06 Kelurahan Keteguhan. Keberadaan ruang belajar sederhana di tengah lingkungan warga menjadi bukti bahwa pendidikan dapat dilakukan di mana saja dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. Selain meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi anak, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran lingkungan dalam mendukung proses pendidikan dan tumbuh kembang anak.
