Bandar Lampung, 1 Februari 2026 —Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Kelurahan Rajabasa Raya 2 melanjutkan pelaksanaan program kerja Bank Sampah Pintar dengan memasuki tahap pemrograman sistem. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian persiapan yang telah dilakukan sebelumnya sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah yang lebih tertata dan berbasis teknologi di lingkungan masyarakat.
Pada kegiatan ini, mahasiswa KKN mulai mengembangkan sistem Bank Sampah Pintar yang dirancang untuk melakukan pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, yaitu sampah plastik dan sampah logam. Sistem tersebut disusun untuk mempermudah proses pengumpulan, pencatatan, serta pengelolaan data sampah secara lebih sederhana dan terstruktur, sehingga dapat membantu pengelola bank sampah dalam kegiatan operasional sehari-hari.
Proses pemrograman dan penyesuaian sistem dilakukan oleh penanggung jawab program kerja Bank Sampah Pintar dengan melibatkan diskusi internal antar anggota kelompok. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan penyesuaian alat dan kodingan agar sistem dapat berjalan sesuai dengan kondisi lapangan serta mudah dioperasikan oleh masyarakat. Penyesuaian ini meliputi alur pemilahan sampah, pencatatan data, serta kemudahan penggunaan sistem.
Selain itu, mahasiswa KKN juga memperhatikan aspek keberlanjutan program agar Bank Sampah Pintar dapat terus dimanfaatkan setelah masa KKN berakhir. Oleh karena itu, sistem dirancang dengan tampilan yang sederhana dan alur penggunaan yang mudah dipahami oleh pengelola bank sampah di Kelurahan Rajabasa Raya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Rajabasa Raya 2 berharap program Bank Sampah Pintar dengan sistem pemilahan sampah plastik dan logam dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, tertib, dan berkelanjutan.
