BANDAR LAMPUNG– Mahasiswa KKN terlibat aktif dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan Posyandu yang bertempat di Posyandu Merak dan sosialisasi Bina Keluarga Balita (BKB) pada Rabu (14/01). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi wadah sinergi antara mahasiswa, kader PKK, relawan SAPA, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandar Lampung.

Pelayanan di Posyandu Merak mencakup pemeriksaan menyeluruh bagi dua kelompok usia, yaitu bayi/balita dan lansia. Untuk bayi dan balita, pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, serta lingkar lengan. Sementara itu, pemeriksaan bagi lansia meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar lengan, lingkar pinggang, lingkar kepala, hingga pengecekan tensi dan gula darah. Sebagai penutup rangkaian pemeriksaan, anak-anak diberikan konsumsi bergizi berupa biskuit dan pisang.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN membagi tugas untuk membantu kelancaran alur pelayanan, mulai dari bagian pendaftaran untuk mencatat data diri warga, melakukan pengukuran fisik, mencatat data hasil pemeriksaan, hingga membantu pengecekan medis seperti tensi dan gula darah. Mahasiswa juga turut serta dalam pendistribusian konsumsi kepada bayi dan balita yang telah selesai diperiksa.

Selain layanan kesehatan fisik, kegiatan ini juga diisi dengan program pembinaan melalui kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) yang ditujukan bagi para orang tua. Sosialisasi ini menekankan pentingnya pemantauan perkembangan anak, yang mencakup:
- Motorik Kasar: Kemampuan gerak yang melibatkan otot besar dan koordinasi tubuh, seperti mengangkat kepala, duduk, merangkak, hingga berdiri.
- Motorik Halus: Kemampuan gerak yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata-tangan, seperti memegang benda kecil atau membuat coretan.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dan diawali dengan menyanyikan lagu PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) serta lagu 8 Fungsi Keluarga. Lagu PHBS tersebut mengajak warga untuk menjaga kebersihan badan dan lingkungan, mencuci tangan menggunakan sabun, serta membuang sampah pada tempatnya. Sedangkan edukasi 8 fungsi keluarga mencakup aspek agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.
Melalui slogan “Orang Tua Hebat, Balita Cerdas, Keluarga Bahagia”, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua di Kelurahan Tanjung Agung Raya akan pentingnya pola asuh dan pola hidup sehat demi masa depan anak yang lebih baik.

