
Mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode 1 Tahun 2026 melaksanakan kegiatan aksi gizi sebagai bagian dari program kerja bidang kesehatan. Kegiatan ini ditujukan bagi anak stunting dan ibu hamil di Pekon Kutawaringin. Aksi gizi dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Balai Pekon Kutawaringin. Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dan berlangsung dengan tertib serta lancar.
Kegiatan diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh penanggung jawab program kerja aksi gizi. Kegiatan ini turut dihadiri oleh para bidan yang bertugas di Desa Kutawaringin. Kehadiran tenaga kesehatan memberikan dukungan penting terhadap pelaksanaan kegiatan. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh perhatian dari para peserta.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengerjaan pretest terkait stunting. Pretest ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman awal para ibu mengenai stunting. Selanjutnya, mahasiswa KKN memberikan penjelasan mengenai pengertian stunting, penyebab, serta dampaknya bagi pertumbuhan anak. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami.
Setelah penyampaian materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pengerjaan posttest terkait stunting. Posttest dilakukan untuk melihat peningkatan pemahaman para ibu setelah menerima penjelasan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai stunting. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama ibu hamil yang berlangsung secara aktif.
Sebagai bentuk nyata dari aksi gizi, mahasiswa KKN membagikan snack kepada peserta. Snack yang diberikan berupa dua butir telur dan satu susu full cream Ultra Milk. Pembagian ini bertujuan untuk mendukung pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan anak stunting. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan ibu hamil di posyandu oleh bidan desa.
Seluruh rangkaian kegiatan aksi gizi ditutup secara resmi setelah pemeriksaan kesehatan selesai dilakukan. Pada malam harinya, tepat pukul 19.30 WIB, mahasiswa KKN melanjutkan kegiatan dengan menghadiri peringatan Isra’ Mi’raj di Pekon Kutawaringin. Kehadiran mahasiswa menjadi bentuk partisipasi dalam kegiatan keagamaan masyarakat. Kegiatan hari tersebut berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari warga.

