Lampung Selatan, 22 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung berkolaborasi dengan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dalam memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana kepada siswa TK Assyafiyah di Desa Jati Indah. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pengetahuan dasar mengenai keselamatan sejak usia dini, khususnya dalam menghadapi situasi darurat seperti kebakaran dan keberadaan hewan berbahaya.
Dalam pelaksanaannya, para siswa bersama mahasiswa KKN menaiki mobil pemadam kebakaran menuju lapangan Desa Jati Indah sebagai lokasi utama kegiatan. Suasana penuh antusias terlihat sejak awal, ketika anak-anak diperkenalkan secara langsung dengan kendaraan operasional Damkar yang biasa digunakan dalam penanganan kebakaran dan keadaan darurat lainnya.

Setibanya di lapangan, kegiatan edukasi dimulai dengan pemaparan dan simulasi penanganan kebocoran serta pemadaman api yang bersumber dari tabung gas. Petugas Damkar menjelaskan langkah-langkah sederhana yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran kecil di rumah, seperti menjauh dari sumber api, tidak panik, dan segera meminta bantuan orang dewasa.
Selain itu, siswa juga mendapatkan edukasi mengenai cara penanganan dan penangkapan hewan berbahaya, khususnya ular, yang kerap ditemukan di lingkungan pemukiman. Melalui penjelasan yang disesuaikan dengan usia anak-anak, petugas Damkar mengenalkan tindakan aman yang perlu dilakukan, seperti tidak mendekati hewan tersebut dan segera melapor kepada orang dewasa atau petugas berwenang.
Pada kesempatan yang sama, petugas Damkar turut memperkenalkan berbagai jenis seragam dan perlengkapan yang digunakan dalam penanganan kebakaran serta bencana lainnya. Anak-anak tampak antusias melihat langsung perbedaan fungsi setiap seragam, mulai dari pakaian pemadam kebakaran hingga perlengkapan khusus untuk evakuasi dan penyelamatan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unila berharap para siswa dapat memiliki pemahaman dasar mengenai keselamatan dan tanggap darurat, serta tumbuh menjadi generasi yang lebih waspada dan berani menghadapi situasi berbahaya dengan cara yang tepat. Kegiatan kolaboratif ini juga menjadi wujud sinergi antara mahasiswa, instansi terkait, dan masyarakat dalam membangun budaya sadar keselamatan sejak dini di Desa Jati Indah.
