Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) Desa Gebang melaksanakan program kerja pendampingan pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Gebang Hilir, Desa Gebang.

Program pendampingan pembuatan QRIS tersebut bertujuan untuk mendorong digitalisasi sistem pembayaran pada UMKM agar lebih praktis, aman, dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai manfaat QRIS, tata cara pendaftaran, serta pendampingan langsung hingga QRIS berhasil dibuat dan dapat digunakan.
Sebanyak lima UMKM di Dusun Gebang Hilir menjadi target dalam program kerja ini, dan seluruh target tersebut berhasil tercapai. Para pelaku UMKM yang mengikuti pendampingan terlihat antusias dan aktif bertanya terkait penggunaan QRIS dalam kegiatan transaksi sehari-hari.
Mahasiswa KKN Unila berharap melalui program kerja ini, para pelaku UMKM di Desa Gebang dapat meningkatkan efisiensi transaksi, memperluas jangkauan pelanggan, serta mampu bersaing di era digital. Selain itu, penggunaan QRIS diharapkan dapat mendukung peningkatan perekonomian masyarakat desa secara berkelanjutan.
Program pendampingan pembuatan QRIS ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN Unila dalam mendukung pengembangan UMKM dan transformasi digital di Desa Gebang.

