Bandar Lampung – 29 Januari 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) melakukan kunjungan sekaligus pendampingan pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Kalibalau Kencana, pada 29 Januari 2026. Kegiatan ini masih terus berlanjut dan menyasar pelaku UMKM yang belum memiliki QRIS namun ingin mulai mencobanya.
Program ini melibatkan mahasiswa KKN Unila bersama pelaku UMKM setempat yang selama ini masih mengandalkan transaksi tunai. Digitalisasi pembayaran dipilih karena dinilai mampu menjawab kebutuhan konsumen di era serba digital.
Salah satu alasan utama dilaksanakannya kegiatan ini adalah masih ditemukannya kendala transaksi di lapangan. Tidak sedikit pembeli yang memilih pergi karena tidak dapat melakukan pembayaran non-tunai. Kehadiran QRIS dinilai dapat mempermudah proses pembayaran karena lebih praktis dan tidak ribet, baik bagi penjual maupun pembeli.
Melalui pembuatan QRIS, mahasiswa KKN Unila mendorong UMKM untuk mulai beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tidak tertinggal dan dapat memanfaatkan kemudahan teknologi yang tersedia. Digitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan transaksi sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN Unila dalam mendukung transformasi digital di tingkat kelurahan, khususnya dalam sektor UMKM, agar lebih siap menghadapi perubahan pola transaksi masyarakat yang semakin digital.
