sosialisasi waspada.in
Bandar Lampung – Upaya pencegahan penyebaran informasi palsu terus dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila). Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Waspada.in yang digelar bersama ibu-ibu PKK di Kantor Kelurahan Gedong Meneng Baru, Kecamatan Rajabasa, Jumat (17/1/2026) pukul 09.00 WIB.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN Unila yang berfokus pada peningkatan literasi digital masyarakat. Sasaran utama kegiatan adalah ibu-ibu PKK yang dinilai memiliki peran strategis dalam lingkungan keluarga dan sosial, khususnya dalam menyaring serta menyebarkan informasi di era digital.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN Unila memberikan pemaparan mendalam mengenai fenomena hoaks yang marak beredar di media sosial dan aplikasi pesan instan. Materi yang disampaikan meliputi pengertian hoaks, ciri-ciri informasi palsu, dampak negatif hoaks terhadap kehidupan sosial, hingga langkah-langkah praktis dalam memverifikasi informasi sebelum membagikannya.
Selain itu, ibu-ibu juga diperkenalkan dengan kegiatan Waspada.in, yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan pengecekan dan pelaporan terhadap konten yang terindikasi mengandung disinformasi. Mahasiswa KKN menjelaskan cara mengakses dan menggunakan platform tersebut secara sederhana agar mudah dipahami oleh seluruh peserta.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Ibu-ibu PKK tampak antusias mengikuti sosialisasi, ditandai dengan keaktifan peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari cara mengenali berita palsu hingga langkah yang tepat ketika menerima informasi yang meragukan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unila berharap ibu-ibu PKK dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah penyebaran hoaks, dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat sekitar. Dengan meningkatnya kesadaran dan pemahaman literasi digital, diharapkan masyarakat Gedong Meneng Baru dapat lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital. Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi dokumentasi bersama sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, cerdas, dan waspada terhadap informasi yang beredar.
