Jumat, 30 Januari 2026

LAMPUNG SELATAN – Mahasiswa/i KKN Universitas Lampung (Unila) Kelompok Jatimulyo 1 melaksanakan program kerja pemasangan yellow trap di lahan pertanian cabai milik warga. Kegiatan ini dilakukan dengan mendatangi langsung petani di ladang cabai untuk memasang perangkap hama tersebut sekaligus memberikan penjelasan mengenai manfaat dan cara penggunaannya.
Sebanyak sembilan yellow trap dipasang di beberapa titik area ladang cabai yang dinilai rawan serangan hama. Yellow trap merupakan alat pengendali hama sederhana dari botol plastik bekas berwarna kuning yang dilapisi perekat. Warna kuning berfungsi menarik perhatian serangga seperti kutu daun, lalat buah, dan hama kecil lainnya, sehingga hama tersebut akan menempel dan populasinya dapat dikendalikan tanpa penggunaan bahan kimia berlebih.
Sambil melakukan pemasangan, mahasiswa juga mensosialisasikan cara kerja yellow trap serta perawatannya agar dapat digunakan secara optimal. Petani diberi pemahaman mengenai jarak pemasangan yang sesuai, posisi penempatan di sekitar tanaman, serta waktu penggantian perangkap ketika permukaan perekat sudah penuh atau tidak efektif lagi. Dengan perawatan yang tepat, yellow trap dapat membantu memantau sekaligus menekan populasi hama sejak awal.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya mengenalkan metode pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan dan mudah diterapkan oleh petani. Diharapkan, penggunaan yellow trap dapat membantu menjaga kualitas tanaman cabai serta mendukung hasil panen yang lebih baik bagi petani di Desa Jatimulyo.

