Bandar Lampung, 06 Januari 2026 — Sebagai langkah awal pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 1 Tahun 2026, tim mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) yang ditempatkan di Kelurahan Sukarame melakukan kunjungan koordinasi dan survei lapangan. Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan rencana program kerja mahasiswa dengan kebutuhan riil masyarakat setempat selama 30 hari masa pengabdian yang akan berakhir pada 9 Februari mendatang.
Dalam kunjungan ini, mahasiswa disambut oleh pihak kelurahan, termasuk Bapak Doni Novrian dan Ibu Ida selaku Sekretaris Lurah. Diskusi berfokus pada pembagian wilayah kerja yang mencakup Lingkungan 1 (terdiri dari 24 RT) dan Lingkungan 2 (terdiri dari 10 RT). Diketahui bahwa wilayah ini memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi, dengan estimasi 100 hingga 250 Kepala Keluarga (KK) di setiap RT-nya. Data administratif ini menjadi landasan penting bagi mahasiswa dalam memetakan target sasaran program.
Berdasarkan hasil diskusi dengan perangkat kelurahan dan tokoh masyarakat setempat, teridentifikasi isu lingkungan utama yang menjadi perhatian, yaitu masalah luapan air atau banjir saat intensitas hujan tinggi. Menanggapi hal tersebut, mahasiswa merencanakan program kerja fisik yang tidak membebani namun berdampak, seperti partisipasi dalam kegiatan “Jumat Bersih” dan inisiasi penanaman pohon sebagai upaya resapan air.
Selain aspek lingkungan, pengembangan ekonomi masyarakat juga menjadi sorotan. Berkoordinasi dengan Ibu Rusli Puspita selaku penggerak UMKM kota, mahasiswa mendapatkan arahan untuk membantu memajukan UMKM lokal yang sebenarnya sudah memiliki label halal namun memerlukan strategi pengembangan lebih lanjut. Isu sosial lainnya seperti perlindungan perempuan dan anak (PPA) juga menjadi salah satu usulan materi sosialisasi yang akan digarap.
Pihak kelurahan juga memberikan arahan terkait logistik dan keamanan, mengingat mahasiswa akan mencari posko secara mandiri di sekitar lokasi. Mahasiswa diimbau untuk selalu menjaga etika, berpenampilan rapi saat berurusan di kantor pemerintahan, serta waspada terhadap keamanan kendaraan bermotor di lingkungan sekitar. Sinergi antara mahasiswa, perangkat kelurahan (RT/RW), dan warga diharapkan dapat menciptakan program kerja yang sukses hingga acara pelepasan nanti.
