BANDAR LAMPUNG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) Kelurahan Tanjung Agung Raya kembali melanjutkan agenda identifikasi dan observasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Selasa (20/1/2026). Kegiatan hari ini merupakan kelanjutan dari pendataan sebelumnya, dengan fokus pada usaha sektor pangan yang memiliki kapasitas produksi besar dan pengaruh luas di masyarakat.

Tiga tempat usaha yang diobservasi hari ini adalah usaha Kulit Lumpia Ibu Muslikah, Pabrik Tahu Bu Mus, dan usaha kuliner Bangau Kitchen. Ketiga UMKM ini mencerminkan ketahanan ekonomi lokal yang kuat, di mana Pabrik Tahu Bu Mus sendiri telah beroperasi secara turun-temurun sejak tahun 1990 dan Bangau Kitchen yang telah berdiri selama 10 tahun.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa melakukan wawancara untuk memahami ekosistem usaha warga, mulai dari manajemen tenaga kerja hingga kapasitas produksi harian. Sebagai bentuk dukungan nyata, mahasiswa membantu proses digitalisasi dengan mendaftarkan titik lokasi usaha ke Google Maps serta memberikan edukasi sistem pembayaran nontunai (QRIS). Langkah ini diambil agar usaha warga lebih mudah dijangkau oleh konsumen luas melalui pencarian digital.
Keterlibatan mahasiswa KKN Unila dalam rangkaian observasi ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM di Kelurahan Tanjung Agung Raya untuk terus berkembang. Dengan adanya pendataan yang baik dan bantuan digitalisasi, potensi ekonomi kreatif dan industri rumah tangga di kelurahan ini diharapkan dapat lebih terekspos dan bersaing di era digital.

