Bandar Lampung, 25 Januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung kembali melanjutkan kegiatan pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Panjang Utara sebagai bagian dari rangkaian persiapan penyuluhan penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran digital.
Kegiatan lanjutan ini dilakukan dengan menyasar UMKM yang belum sempat terdata pada hari sebelumnya, sekaligus melengkapi informasi dari pelaku usaha yang telah disurvei. Pendataan dilakukan secara langsung dengan mendatangi tempat usaha guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi UMKM, khususnya terkait sistem transaksi yang digunakan dan tingkat pemahaman terhadap pembayaran non-tunai.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya memastikan data UMKM yang dihimpun akurat dan menyeluruh agar penyuluhan QRIS yang akan dilaksanakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik pelaku usaha setempat. Pendekatan langsung ini juga menjadi sarana awal untuk membangun komunikasi dan kepercayaan antara mahasiswa KKN dengan pelaku UMKM.

Selain pendataan, mahasiswa KKN turut memberikan penjelasan singkat mengenai rencana penyuluhan QRIS serta manfaat penerapan sistem pembayaran digital dalam menunjang aktivitas usaha, seperti kemudahan transaksi, efisiensi, dan peningkatan daya saing. Sebagian pelaku UMKM menunjukkan ketertarikan dan antusiasme untuk mengikuti kegiatan penyuluhan yang akan datang.
Dengan dilanjutkannya pendataan UMKM ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap program penyuluhan QRIS dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran, serta mampu mendorong percepatan digitalisasi UMKM di Kelurahan Panjang Utara.
