Bandar Lampung – Mahasiswa KKN Unila melakukan survei dan koordinasi ke sejumlah sekolah sebagai langkah awal persiapan kegiatan sosialisasi terkait Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan pihak sekolah, mulai dari penentuan waktu pelaksanaan, sasaran peserta, hingga kebutuhan teknis di lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, tim berdiskusi langsung dengan pihak kepala sekolah, guru, dan staf untuk menyampaikan gambaran umum materi yang akan diberikan. Topik sosialisasi mencakup hak-hak anak, pencegahan kekerasan dan perundungan, pentingnya pendidikan yang ramah anak, serta upaya pemberdayaan perempuan melalui pendidikan, keterampilan, dan kesetaraan peran di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Selain itu, tim juga melakukan pengecekan fasilitas yang akan digunakan, seperti ruang pertemuan, sarana pendukung, dan perlengkapan media sosialisasi. Hasil survei dan koordinasi ini akan menjadi acuan dalam menyusun jadwal serta metode penyampaian materi agar kegiatan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Pihak sekolah menyambut baik rencana kegiatan ini dan berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada siswa, guru, dan orang tua mengenai pentingnya perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan. “Kami mendukung penuh kegiatan ini karena relevan dengan upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan menghargai kesetaraan,” ujar salah satu kepala sekolah yang dikunjungi.
Kegiatan sosialisasi dijadwalkan berlangsung dalam beberapa sesi, menyesuaikan dengan jumlah sekolah dan kelompok sasaran, sehingga diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat pendidikan di wilayah tersebut.

