Bandar Lampung, 11 Agustus 2025 – Suasana penuh kepedulian dan semangat gotong royong terlihat di Balai Kelurahan Gunung Sulah pada Sabtu pagi, saat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung bersama warga menggelar kegiatan cek kesehatan gratis dan donor darah. Acara yang diprakarsai oleh kelompok KKN Unila Gunung Sulah ini tidak hanya dihadiri oleh masyarakat setempat, tetapi juga mendapat dukungan dari mahasiswa KKN Unila Kelurahan Way Halim Permai yang ikut berpartisipasi aktif membantu penyelenggaraan kegiatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini serta mendorong semangat berbagi melalui donor darah. Kolaborasi dua kelompok KKN ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antarwilayah dapat menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Rangkaian Kegiatan Cek Kesehatan Gratis
Sejak pukul 13.00 WIB, warga mulai berdatangan ke lokasi acara. Mereka disambut hangat oleh panitia yang terdiri dari mahasiswa KKN Gunung Sulah dan Way Halim Permai, lengkap dengan meja pendaftaran dan petugas yang siap melayani. Pemeriksaan kesehatan yang tersedia meliputi pengukuran tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, serta konsultasi kesehatan ringan dengan tenaga medis yang telah bekerja sama dengan panitia.
Selain pemeriksaan kesehatan, tenaga medis juga memberikan edukasi singkat mengenai pola makan sehat, pentingnya olahraga teratur, serta tanda-tanda penyakit yang perlu diwaspadai. Edukasi ini mendapat respon positif dari warga, terutama kalangan lansia yang mengaku jarang mendapatkan penjelasan langsung dari tenaga kesehatan.

Partisipasi dalam Donor Darah
Setelah sesi pemeriksaan kesehatan, kegiatan dilanjutkan dengan donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandar Lampung. Mobil unit donor darah sudah terparkir di halaman balai kelurahan, lengkap dengan tim medis yang siap melayani para pendonor.
Mahasiswa KKN Way Halim Permai tidak hanya membantu proses administrasi dan pendataan calon pendonor, tetapi juga ikut menjadi peserta donor darah. Langkah ini mendapat apresiasi dari tim PMI yang mengungkapkan bahwa partisipasi anak muda sangat penting untuk menjaga ketersediaan stok darah di rumah sakit.
Filla Devia Magdalina, yang turut menjadi pendonor, menyampaikan bahwa donor darah tidak hanya bermanfaat bagi orang lain, tetapi juga baik untuk kesehatan diri. “Dengan donor darah, kita bisa membantu menyelamatkan nyawa. Selain itu, tubuh kita juga akan terdorong untuk memproduksi sel darah merah yang baru,” jelasnya.
Banyak warga yang awalnya ragu untuk mendonor darah akhirnya memberanikan diri setelah mendapat penjelasan prinsip dan prosedur donor dari mahasiswa KKN dan tim PMI. Bahkan, beberapa warga mengaku ini adalah pengalaman pertama mereka mendonorkan darah.
Respon Positif Masyarakat
Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta yang hadir. Dalam catatan panitia, lebih dari 100 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan, sementara 45 orang berhasil memenuhi syarat untuk donor darah. Angka ini dianggap cukup tinggi untuk kegiatan tingkat kelurahan.
Salah satu warga, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang jarang memeriksakan kesehatan ke fasilitas medis karena alasan biaya atau jarak. “Kalau ada acara seperti ini, kami bisa tahu kondisi kesehatan tanpa harus jauh-jauh ke puskesmas. Apalagi ada donor darah, jadi sekalian bisa berbagi,” ujarnya.
Pesan Kesehatan dan Harapan ke Depan
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unila Way Halim Permai berharap bisa memotivasi masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan dan ikut serta dalam kegiatan donor darah. Mereka juga berencana untuk mengadopsi konsep serupa di Kelurahan Way Halim Permai dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat setempat.
Perwakilan Tim Medis memberikan pesan penting bagi masyarakat, yakni menjaga pola hidup sehat, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, dan tidak ragu untuk mendonorkan darah. “Kegiatan seperti ini tidak hanya membantu secara langsung, tetapi juga memberikan kesadaran yang akan berdampak jangka panjang,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan akan semakin banyak program serupa yang digelar, baik oleh mahasiswa KKN maupun pihak kelurahan, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
“Gotong royong tidak hanya terlihat saat kita membangun infrastruktur, tetapi juga saat kita saling menjaga kesehatan. Inilah yang ingin kami tularkan kepada masyarakat,” tutup M. Farel Ghifary Suja, Koordinator kelompok KKN Way Halim Permai.
