Pada hari Rabu, 28 Januari 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan pada Hari ke-21 KKN berupa pembuatan rocket stove sebagai salah satu program kerja di bidang lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan di depan rumah Kepala Dusun di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, dengan melibatkan bapak-bapak Ketua RT dan warga setempat.
Pembuatan rocket stove ini bertujuan untuk menghadirkan alternatif alat pembakaran yang lebih efisien dan minim asap, sehingga dapat membantu pengelolaan sampah serta mengurangi dampak pencemaran udara di lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi sederhana yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan.
Kegiatan diawali dengan persiapan alat dan bahan yang diperlukan, seperti batako dan perlengkapan pendukung lainnya. Mahasiswa KKN bersama bapak-bapak RT bekerja secara gotong royong dalam proses penyusunan dan perakitan rocket stove, mulai dari penataan batako hingga pembentukan saluran pembakaran agar api dapat menyala secara optimal.
Selama proses pembuatan, terjadi diskusi dan tukar pendapat antara mahasiswa dan warga terkait desain rocket stove serta cara penggunaannya. Keterlibatan langsung masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bentuk kerja sama yang baik antara mahasiswa KKN dan warga Desa Jatimulyo dalam melaksanakan program kerja yang bersifat aplikatif dan bermanfaat.
Pembuatan rocket stove berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari warga yang turut serta. Diharapkan, rocket stove yang telah dibuat dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai contoh alat pembakaran minim asap, sekaligus menjadi solusi sederhana dalam pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga.
Secara keseluruhan, kegiatan pada Hari ke-21 KKN berjalan dengan tertib dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini mencerminkan komitmen mahasiswa KKN Universitas Lampung dalam mendukung pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat melalui program kerja yang tepat guna dan berkelanjutan.


