Suka Damai, 10 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung menggelar kegiatan Forum Group Discussion (FGD) bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat sebagai upaya memperkuat sinergi dalam perencanaan serta pelaksanaan program kerja di tingkat desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di balai desa dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat yang berperan aktif dalam pembangunan desa.

FGD ini melibatkan perangkat desa serta perwakilan tokoh masyarakat dari sektor kesehatan, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan Karang Taruna. Kehadiran berbagai elemen tersebut bertujuan untuk menghimpun aspirasi, masukan, serta kebutuhan riil masyarakat dari berbagai bidang, sehingga program kerja mahasiswa KKN dapat selaras dengan kondisi dan prioritas desa.
Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, perwakilan sektor kesehatan menyampaikan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat, terutama melalui kegiatan edukasi sederhana yang dapat menjangkau seluruh lapisan warga. Sementara itu, pihak Gapoktan menyoroti potensi pertanian desa yang masih dapat dikembangkan melalui pendampingan dan pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal.

Perwakilan Karang Taruna turut memberikan pandangan terkait peran pemuda dalam mendukung kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat desa. Menurut mereka, keterlibatan generasi muda menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program yang dijalankan, baik selama maupun setelah masa KKN berlangsung.Mahasiswa KKN Universitas Lampung menyambut baik seluruh masukan yang disampaikan dalam forum tersebut. Hasil FGD ini akan dijadikan dasar dalam penyusunan dan penyempurnaan program kerja agar lebih tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
Melalui kegiatan Forum Group Discussion ini, diharapkan terjalin komunikasi dan kerja sama yang harmonis antara mahasiswa, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut menjadi langkah awal dalam mewujudkan program KKN yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat desa.
