Bandar Lampung, 25 Januari 2026 — Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Periode I Tahun 2026 yang bertugas di Garuntang 2 melaksanakan Program Kerja Pemasangan Plang Edukasi Sampah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 25 Januari 2026, mulai pukul 08.30 hingga 10.00 WIB, bertempat di Lingkungan RT 25 dengan sasaran utama masyarakat sekitar.
Program kerja ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai lamanya waktu penguraian berbagai jenis sampah, khususnya sampah anorganik yang sering dibuang sembarangan. Banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa sampah seperti plastik, kaleng, dan kaca membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai secara alami dan dapat berdampak buruk terhadap lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.


Kegiatan pemasangan plang edukasi sampah ini melibatkan mahasiswa KKN Universitas Lampung Garuntang 2 bersama dengan Ketua RT 25. Kolaborasi ini menjadi bentuk kerja sama antara mahasiswa dan perangkat lingkungan setempat dalam mendukung upaya edukasi lingkungan kepada masyarakat. Plang edukasi yang dipasang berisi informasi mengenai jenis-jenis sampah serta perkiraan waktu penguraiannya di alam, yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Ketua RT 25 terkait titik-titik strategis pemasangan plang agar dapat terlihat oleh masyarakat dan memberikan dampak yang maksimal. Setelah itu, mahasiswa KKN bersama Ketua RT melakukan pemasangan plang di beberapa lokasi yang sering dilalui warga, seperti area sekitar pemukiman dan fasilitas lingkungan.
Melalui plang edukasi sampah ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh wawasan baru mengenai dampak jangka panjang dari sampah terhadap lingkungan. Informasi yang disampaikan tidak hanya bertujuan untuk menambah pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih bijak dalam membuang dan mengelola sampah, terutama dengan memilah sampah organik dan anorganik.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menunjukkan respon yang cukup positif terhadap program ini. Beberapa warga terlihat membaca informasi yang tertera pada plang dan berdiskusi ringan mengenai jenis-jenis sampah serta dampaknya. Hal ini menunjukkan bahwa media edukasi visual seperti plang dapat menjadi sarana yang efektif dalam menyampaikan pesan lingkungan kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Secara keseluruhan, Program Kerja Pemasangan Plang Edukasi Sampah berjalan dengan lancar dan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kesadaran masyarakat RT 25 Garuntang mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta memahami bahwa sampah membutuhkan waktu yang lama untuk terurai. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Lampung berharap dapat berkontribusi nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
