Trimulyo, 27 Januari 2026 – Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melakukan survei ke UMKM “Kedelai Jaya” di Desa Trimulyo, Kabupaten Lampung Tengah, fokus pada produksi tempe dan tahu. Kegiatan mencakup wawancara bisnis serta pembuatan video promosi untuk dorong penjualan digital.

Profil dan Sejarah Usaha
Pak Gunarno, pemilik “Kedelai Jaya”, memulai bisnis tempe sejak 2016 secara mandiri. Setelah lima tahun, ia kembangkan ke produksi tahu; kini mempekerjakan lima karyawan tetap.
Ia menggunakan kedelai kualitas nomor satu untuk jaga rasa dan higienis, dengan proses fermentasi tempe dan koagulasi tahu harian.
Produksi dan Tantangan
Produksi tahu mencapai 1 kuintal per hari saat program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan, turun ke 50 kg jika libur. Tempe stabil di 50 kg/hari.
Usaha sempat pasang surut, tapi kini melesat berkat pesanan MBG yang tingkatkan permintaan stabil.
Video Wawancara Promosi
Tim hasilkan video wawancara (lihat TikTok: https://vt.tiktok.com/ZSaCwpSy8/) yang tampilkan Pak Gunarno cerita perjalanan usaha, demo produksi, dan promo produk segar. Video ini sebarkan via medsos untuk tarik pelanggan baru dan dukung ekspansi UMKM desa.
Kegiatan KKN ini kuatkan perekonomian lokal melalui digitalisasi, sejalan program pemberdayaan Unila 2026.
