Bandar Lampung, 2 Februari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung Tahun 2026 yang tergabung dalam Kelompok KKN Way Dadi 2 melaksanakan kegiatan harian berupa uji coba (trial and error) pembuatan susu nabati berbahan dasar jagung sebagai bagian dari program kerja sosialisasi pencegahan stunting pada anak. Kegiatan dilanjutkan dengan rapat teknis dan persiapan program kerja yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya.
Pada siang hari, mahasiswa KKN Way Dadi 2 melaksanakan kegiatan uji coba pembuatan susu nabati jagung. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh formula yang tepat serta menghasilkan produk olahan yang bernilai gizi dan mudah diterima oleh anak-anak. Susu nabati jagung dipilih sebagai alternatif minuman bergizi yang berasal dari bahan pangan lokal dan berpotensi mendukung upaya pencegahan stunting melalui pemenuhan kebutuhan gizi anak.
Dalam proses uji coba tersebut, mahasiswa melakukan beberapa tahap percobaan, mulai dari pemilihan bahan baku jagung, proses pengolahan, penyesuaian takaran bahan, hingga uji rasa dan tekstur. Proses trial and error dilakukan untuk memperoleh hasil terbaik sesuai dengan standar kebersihan, rasa, dan kandungan gizi yang diharapkan. Hasil dari uji coba ini dicatat sebagai bahan evaluasi sebelum pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat.
Pada malam hari, mahasiswa KKN Way Dadi 2 melaksanakan rapat internal di posko KKN. Rapat ini membahas aspek teknis pelaksanaan program kerja, evaluasi hasil uji coba pembuatan susu nabati jagung, serta persiapan kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari berikutnya. Pembahasan ini meliputi pembagian tugas, persiapan alat dan bahan, serta strategi penyampaian materi sosialisasi agar kegiatan berjalan secara efektif.
Melalui rangkaian kegiatan harian ini, mahasiswa KKN Way Dadi 2 berharap program kerja sosialisasi pencegahan stunting dapat terlaksana dengan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen mahasiswa dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan bahan pangan lokal yang bergizi dan mudah diolah.
